Kumparan Logo

Dirut Pertamina Buka Suara soal Pembatasan BBM Subsidi: Kita Tunggu Pemerintah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. Foto: Dok. Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. Foto: Dok. Pertamina

Dirut Pertamina Nicke Widyawati pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah terkait Revisi Perpres Nomor 191 terkait Pembatasan BBM Subsidi. Wacana pembatasan BBM bersubsidi sudah sering dibicarakan sejak beberapa waktu terakhir.

"Kita tunggu pemerintah," kata Nicke di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/7).

Nicke menyebut, pemerintah belum menentukan kuota jika pada akhirnya BBM bersubsidi dibatasi. "Belum (penentuan kuota)," ujarnya.

Sementara terkait harga BBM nonsubsidi apakah akan perubahan harga pada 1 Agustus, Nicke mengatakan hal itu sudah biasa terjadi. Namun, perubahan harganya belum dihitung.

"Itu, kan, udah biasa kalau nonsubsidi. Belum tahu (kenaikan harganya). Kita belum hitung," pungkasnya.

Petugas melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut pemerintah masih membahas terkait kebijakan pembatasan BBM subsidi.

"(Pembatasan BBM subsidi) 1 September? Ah enggak, itu masih kita bahas lah. Belum belum," tegasnya saat ditemui awak media di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jumat (26/7).

Terkait kemungkinan pembatasan konsumen BBM subsidi tidak akan terjadi di tahun ini, Arifin sekilas membenarkan hal tersebut.

Selain itu, Arifin juga masih meninjau kembali rencana peluncuran produk BBM baru rendah sulfur. BBM tersebut adalah produk Solar (diesel) yang akan disalurkan PT Pertamina (Persero).

instagram embed