Indonesia-Prancis Teken 27 Nota Kesepahaman, Total Investasi Rp 179 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan total terdapat 27 perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken dalam forum bisnis Indonesia dan Prancis, dengan total investasi USD 11 miliar atau setara Rp 179 triliun (Rp 16.320 per dolar AS Rabu 28 Mei pukul 20.47 WIB).
Airlangga mengatakan, peserta Indonesia-France Business Forum 2025 mencapai 368 pengusaha. Sebanyak 16 perjanjian kerja sama disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan sisanya diteken saat pelaksanaan forum.
"Saya ingin melaporkan bahwa MoU yang sudah ditandatangani sejak pagi tadi, totalnya 27 MoU, 16 sudah ditandatangani dan disaksikan oleh Presiden Macron dan Presiden Prabowo, dan tadi kita saksikan MOU yang ke-11. Saya hitung total MoU-nya, paling tidak USD 11 miliar," jelas Airlangga dalam sambutannya, Rabu (28/5).
Kerja sama tersebut, lanjut dia, mencakup kerja sama pemerintah ke pemerintah (government to government/G2G), bisnis ke bisnis (business to business/B2B), dan antar masyarakat (people to people/P2P).
"Ini akan membuat Indonesia dan Prancis menjadi sangat kuat, ini juga menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Prancis," katanya.
Menurutnya, pemerintah Indonesia dan Prancis memiliki pemikiran dan landasan politik yang sama, sehingga dia meyakini penguatan kerja sama di bidang ekonomi ini sejalan dengan visi dan misi pimpinan kedua negara.
"Prancis dan Indonesia adalah negara yang berpikiran sama. Kita memiliki pengetahuan yang sama serta filosofi yang sama tentang perdagangan multilateral. Kita memiliki filosofi yang sama tentang respons terhadap geopolitik serta geoekonomi," tutur Airlangga.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengatakan Indonesia France Business Forum ini bisa menjadi awal yang baik dari penyelesaian Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).
"Jumlah MoU yang ditandatangani ini baik yang di pemerintah, maksudnya di istana tadi, maupun juga yang tadi barusan total 27 sampai USD 11 miliar jumlahnya agregat," katanya saat konferensi pers.
Dia berharap, kolaborasi Indonesia dan Prancis yang mewadahi kawasan ASEAN dan Uni Eropa dengan total 1,3 miliar penduduk ini bisa berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi masing-masing negara dan kawasan.
"Indonesia di ASEAN yang merupakan kakak daripada 650 juta orang, dan juga Prancis di Uni Eropa yang kawasan dengan 390 juta penduduk," kata Anindya.
Berikut total 11 MoU yang diteken saat Indonesia-France Business Forum 2025:
1. Memorandum of Understanding between MEDEF International and KADIN on Food Security and Free Nutrious Meal Program
2. Memorandum of Understanding between APINDO and MEDEF on Strengthening Family Business Cooperation between Indonesia and France
3. Memorandum of Understanding between PT Istana Karang Laut and SEAOWL SAS regarding Sustainable Aviation Fuel (SAF) Refinery Project
4. Mutual Agreement between the Governor of East Nusa Tenggara (NTT) and PT HDF Energy Indonesia on Green Hydrogen Ecosystem Development In East Nusa Tenggara Province
5.Memorandum of Understanding between PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (PT SMART Tbk.) and Pacemar
6. Memorandum of Understanding between Crédit Agricole Corporate and Investment Bank (CACIB) and Danantara regarding Cooperation for Supporting Sustainable Economic Growth and Transformation
7. Memorandum of Understanding between PT Pertamina New and Renewable Energy and MGH Energy on Low-Carbon and Renewable Fuel Development
8. Memorandum of Understanding between PT Bio Farma (Persero) and Bionet France on the Development of Combined Recombinant Vaccines
9. Memorandum of Understanding antara PT SMART Tbk. and the Centre de Cooperation Internationale en Recherche Agronomique pour le Developpement (CIRAD) regarding joint research on palm oil
10. Memorandum of Understanding between Alstom and MRT Jakarta
