Pemerintah Siapkan Antisipasi Lonjakan Konsumsi BBM di Momen Mudik Lebaran

Pemerintah mengantisipasi konsumsi BBM pada momen mudik Lebaran 2024 melesat dua kali lipat. Menteri ESDM, Arifin Tasrif, mengatakan saat ini konsumsi BBM sudah naik 5 persen.
"Pertumbuhan sekarang baru 5 persen, kita antisipasi sampai 1 sampai 2 kali," kata Arifin di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di Surabaya, Kamis (4/4).
Berdasarkan prognosa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) Pertamina 2024, penjualan LPG diperkirakan naik 4 persen, minyak tanah naik 0,2 persen, Pertalite naik 10 persen, Pertamax naik 15 persen, Pertamax Turbo naik 6 persen, Dex naik 4 persen, dan avtur 1 persen. Sedangkan diperkirakan solar penjualannya akan turun 13 persen.
Arifin mengatakan pemerintah akan berkoordinasi lintas kementerian untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM pada hari-hari puncak arus mudik dan arus balik. Ia menegaskan pemerintah sudah berpengalaman mengurusi bahan bakar untuk mudik Lebaran.
"Sekarang tinggal kita monitor stoknya, kesiapan daripada armada logistiknya, kesiapan orangnya dalam hal ini satgas sudah mulai terbentuk, ya kita harapkan nanti gimana jalannya, tapi kan sekarang apa-apa sudah mudah komunikasi," tutur Arifin.
Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan penjualan Pertamina secara kumulatif selama periode mudik Lebaran 2024 diperkirakan naik 5-6 persen.
"Jadi secara total perkiraannya memang ada peningkatan konsumsi kurang lebih 5-6 persen," kata Irto saat konpers di SPBU Pertamina 31.128.02. M.T Haryono, Jakarta Selatan, Senin (1/4).
