Kumparan Logo

Pemerintah Ungkap Realisasi PNBP Migas Capai Rp 36,81 T per Mei 2024

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak Foto: Reuters/Todd Korol
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak Foto: Reuters/Todd Korol

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SDA sektor minyak dan gas bumi (migas) mencapai Rp 36,81 triliun per 20 Mei 2024.

Plt Direktur jenderal Migas Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, mengatakan realisasi PNBP migas pada tahun 2022 Rp 148,7 triliun, lalu mengalami koreksi di tahun 2023 menjadi Rp 116,98 triliun, lalu di tahun 2024 targetnya Rp 110,15 triliun.

"Status sampai dengan 20 Mei 2024 realisasi PNBP SDA migas sudah mencapai Rp 36,81 triliun atau sebesar 33,42 persen dari target yang telah disepakati dalam APBN yaitu Rp110,15 triliun," ungkapnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR, Selasa (29/5).

Kementerian ESDM bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lanjut Dadan, sudah menetapkan target PNBP sektor migas tahun 2025 diusulkan sebesar Rp 112,2 triliun.

Ilustrasi pengeboran minyak dan gas Foto: Wikimedia Commons

Dadan menuturkan, kebijakan PNBP SDA Migas diupayakan dengan penyempurnaan regulasi, baik itu berupa peraturan maupun kontrak perjanjian, serta perbaikan dari tata kelola industri hulu migas.

Kemudian, mendorong upaya peningkatan lifting migas, mendorong pelaksanaan kontrak bagi hasil dan pengendalian operasional kegiatan hulu migas, antara lain melalui skema bagi hasil pengusahaan hulu migas.

Upaya keempat, lanjut dia, adalah meningkatkan monitoring dan evaluasi pengawasan dan transparansi pemanfaatan serta penggalian potensi melalui berbagai macam teknologi.

"Kemudian yang kelima mendukung efektivitas implementasi kebijakan harga gas bumi tertentu atau HGBT sesuai dengan Perpres No. 121 tahun 2020. Kemudian yang keenam mendorong digitalisasi proses-proses bisnis," kata Dadan.

instagram embed