Pencarian populer
USER STORY
14 Januari 2019 19:21 WIB
..
..

Bayar Tiket Pesawat Rp 23 Juta, Keluarga Ini Terpaksa Duduk Lesehan

Setelah membayar tiket pesawat seharga Rp 23,5 juta, keluarga ini terpaksa duduk lesehan. (Foto: Paula Taylor/ Dailymail)

Telah membayar tiket pesawat seharga 1300 Pound sterling atau setara Rp 23,5 juta rupiah, sebuah keluarga terpaksa duduk lesehan selama dua jam di pesawat.

Melansir Dailymail, kejadian ini bermula saat seorang wanita bernama Paula Taylor (44) ingin pulang ke Inggris bersama suaminya Ian, serta anak peremuan mereka Brooke.

Taylor dan keluarga membeli tiket pesawat pulang setelah berlibur di Pulau Balearic, Spanyol. Keluarga ini tiba 3 jam lebih awal di bandara agar bisa memilih posisi tempat duduk yang berdekatan.

Taylor, suaminya Ian, dan anak perempuan mereka Brooke saat berlibur di Pulau Baelaric, Spanyol. (Foto: Paula Taylor/ Dailymail)

Mereka bertiga pun senang setelah mendapat posisi tempat duduk dengan kode 41 D, E, dan F di tiket pesawat mereka. Namun ketika mereka menaiki pesawat, nomor tersebut ternyata hanya ruang kosong tanpa kursi.

Kejadian yang berlangsung pada Juni tahun 2018 ini pun kembali viral setelah dibahas pada program Rip-Off Britain di stasiun televisi BBC One beberapa waktu lalu.

"kami hanya melihat satu sama lain seperti ingin berkata 'kemana kursi kita?'. Tidak ada kursi di tempat kami." ujar Taylor pada stasiun televisi BBC One.

Baca Juga: -Melihat Harga Tiket Pesawat Berbagai Maskapai Setelah Diumumkan Turun -10 Negara dengan Harga Tiket Pesawat Termurah di Dunia -Ironi Maskapai Nasional: Biaya Pakai Dolar AS, Penghasilan Rupiah

Setelah dilaporkan oleh Taylor, kru penerbangan segera mengecek masalah tersebut. Namun setelah semua penumpang naik, hanya ada satu sisa tempat duduk yang kosong. Akhirnya kru memberi solusi untuk Brooke menempati satu kursi yang kosong.

Sementara Taylor dan suaminya menempati dua bangku cadangan di tempat kru. Namun saat penerbangan berlangsung, petugas harus menyediakan makanan yang tersimpan di belakang kursi cadangan. Taylor, suami, serta anaknya, akhirnya terpaksa duduk lesehan di tempat bangku mereka seharusnya berada.

"Rasanya sulit, tidak nyaman, dan kotor. Itu merupakan pengalaman yang tidak ingin kuulang" ungkap Taylor.

Situasi tempat duduk lesehan Taylor dan keluarga di atas pesawat. (Foto: Paula Taylor/ Dailymail)

Otoritas Penerbangan Sipil Inggris mengatakan penumpang tidak boleh dibiarkan duduk tanpa kursi di pesawat. Pihak mereka akan menyelidiki kasus ini dan menghubungi pihak TUI untuk meminta keterangan.

Saat di pesawat, Taylor mengatakan pilot sempat ikut duduk lesehan menghampiri dan berterima kasih atas kerja sama serta pengertian mereka. Setelah sampai dirumah, Taylor protes melalui telepon kepada pihak maskapai TUI, namun tidak mendapat respon yang berarti.

"Wanita tersebut tidak mempercayai kami dan dia bilang dia akan berbicara terlebih dahulu kepada supervisornya. Kemudian dia kembali dan mengatakan akan memberi kami 30 Pound sterling. Kami bilang untuk apa 30 Pound sterling? Aku tidak mengerti kenapa kau memberiku 30 Pound sterling. Kau tidak percaya cerita kami" cerita Taylor.

Pihak TUI mengatakan perubahan penerbangan membuat posisi duduk yang diterima oleh keluarga Taylor tertukar dengan penerbangan lain. Perusahaan tersebut kini tengah menawarkan pengembalian uang penuh untuk mengganti tiket pesawat keluarga Taylor.

(rin)

Baca lebih banyak berita mengenai artis/seleb/sepak bola/info unik lebih nyaman di aplikasi kumparan.

Download aplikasi Android di sini.

Download aplikasi iOS di sini.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: