kumparan
29 Okt 2018 13:44 WIB

3 Pembeli Boeing 737 MAX asal Indonesia: Garuda, Lion, Sriwijaya Air

Illustrasi Pesawat Lion Air. (Foto: Instagram/@lionairlines)
Sedikitnya 3 maskapai asal Indonesia tercatat sebagai pembeli pesawat Boeing 737 MAX. Dikutip dari situs Boeing, Senin (29/10), maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air.
ADVERTISEMENT
Maskapai Garuda Indonesia telah memesan 50 unit armada Boeing 737 MAX seri 8. Total kontrak pembelian mencapai USD 4,9 miliar. Hingga saat ini, maskapai pelat merah Indonesia itu telah menerima 1 unit dari 50 unit pemesanan Boeing 737 MAX 8. Pengiriman perdana dilakukan pada 20 Desember 2017.
Sementara maskapai Lion Air group tercatat sebagai pembeli dan pemesan Boeing 737 MAX terbanyak di Indonesia. Hingga September 2018, Lion Air telah memesan 201 unit Boeing MAX. Kontrak dilakukan pada 17 November 2011 di Bali. Penandatangan pembelian langsung disaksikan oleh Presiden AS saat itu, Barack Obama. Saat itu, Lion Air group menandatangani pembelian 201 unit Boeing 737 MAX dan 29 unit Boeing Next-Generation 737-900 ER. Total pembelian 230 unit pesawat ini mencapai USD 21,7 miliar.
ADVERTISEMENT
Maskapai asal tanah air ini telah menerima 13 dari 188 pesawat Boeing 737 MAX. Lion Air telah mengoperasikan MAX tipe 8 dan 9. Lion Air juga mengumumkan komitmen menambah 50 unit Boeing 737 MAX 10.
Pesawat boeing max 8 737 milik Garuda Indonesia (Foto: Nurlaela/kumparan)
Terakhir, maskapai Sriwijaya Air juga menjadi pemesan pesawat terbaru buatan pabrikan asal Amerika Serikat (AS) itu. Sriwijaya Air meneken rencana pembelian 20 unit Boeing 737 MAX 8.
Boeing Sudah Kirim 219 Unit Boeing 737 MAX ke Pemesannya
Total pemesanan armada Boeing 737 MAX di seluruh dunia hingga September 2018 mencapai 4.783 unit. Dari total pemesanan yang tercatat, Boeing sudah mengirimkan sebanyak 219 unit Boeing 737 MAX berbagai varian ke pemesannya di seluruh dunia.
Boeing MAX dibanderol mulai dari USD 96 juta hingga USD 129 juta per unit, yakni dengan rincian tipe 737 MAX 7 (seharga USD 96 juta), 737 MAX 8 (seharga USD 117,1 juta), 737 MAX 8 (seharga USD 120,2 juta), 737 MAX 9 (seharga USD 124,1 juta), dan 737 MAX 10 (seharga USD 129,9 juta).
ADVERTISEMENT
Pesawat Boeing 737 MAX 8 Milik Lion Air Jatuh di Teluk Karawang
Pesawat Lion Air JT-610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang jatuh pada Senin (29/10) pukul 06.33 WIB, atau 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat tersebut dipastikan jatuh di daerah Karawang, Jawa Barat.
Boeing 737 Max 8 (Foto: Dok. Boeing)
Berdasarkan keterangan dari aplikasi FlightRadar24, pesawat yang hilang kontak berjenis Boeing 737 Max 8. Pesawat yang jatuh hari ini baru digunakan Lion Air sejak Agustus 2018.
Lion Air Pengguna Pertama Boeing 737 MAX di Dunia
Maskapai Lion Air tercatat sebagai maskapai pertama di dunia yang menerima dan mengoperasikan pesawat tipe Boeing 737 MAX. Dikutip dari situs Boeing, pengiriman pertama dilakukan pada 16 Mei 2017. Hingga saat ini, Lion Air group sudah menerima dan mengoperasikan 13 unit Boeing 737 MAX. Lion Air dalam situsnya tercatat menjadi maskapai pertama di dunia yang mengoperasikan Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9.
ADVERTISEMENT
"Grup perusahaan yang berbasis di beberapa negara kawasan Asia Tenggara ini juga menjadi operator pertama yang menambahkan Boeing 737 MAX 8 ke dalam layanan operasional," tulis keterangan tertulis Lion Air seperti dikutip kumparan.
Selengkapnya pada gambar di bawah ini.
Lion Air Jatuh (Foto: Basith Subastian/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan