kumparan
20 Mar 2019 8:06 WIB

5 Langkah Mudah untuk Jadi Investor Syariah

Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Saham syariah bisa menjadi instrumen investasi yang menarik bagi Anda investor pemula. Bukan hanya memberikan rasa aman dengan return yang menjanjikan, cara investasinya pun terbilang mudah.
ADVERTISEMENT
Direktur BEI Hasan Fawzi mengatakan pihaknya kini tengah gencar mendorong berbagai kemudahan agar investor syariah kian berkembang.
"Produk-produk syariah yang berminat bukan hanya muslim, di luar muslim pun berminat. Layanan ujung ke ujung terus disempurnakan memenuhi prinsip syariah," kata Hasan kepada kumparan Rabu, (20/3).
Lantas, bagaimanakah cara mudah untuk menjadi investor syariah? Simak selengkapnya!
1. Pilih Perusahaan Efek yang Punya SOTS
Anda bisa mengulik perusahaan sekuritas atau mendaftar secara online pada laman perusahaan efek yang telah memiliki Syariah Online Trading System (SOTS).
"Saat ini ada 13 yang memiliki SOTS, dan tahun ini ditargetkan semoga bisa 20," kata Hasan.
Adapun ke-13 anggota bursa berbasis SOTS, di antaranya Indo Premier Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, BNI Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Panin Sekuritas, Phintraco Sekuritas, Sucor Sekuritas, Fac Sekuritas, MNS Sekuritas, Henan Putihraisekuritas, Philip Sekuritas, dan RHB Sekuritas.
ADVERTISEMENT
2. Buka Rekening Efek Syariah
Langkah selanjutnya, Anda bisa mengisi formulir yang disediakan perusahaan sekuritas. Formulir dimaksud ialah formulir pembukaan Sub Rekening Efek dan Formulir Rekening Dana Investor.
"Persyaratan dokumennya cukup sederhana," kata Hasan.
Jangan lupa, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen untuk pembukaan rekening, di antaranya fotokopi KTP/KITAS, fotokopi halaman depan buku tabungan pribadi, dan fotokopi NPWP (kecuali mahasiswa atau ibu rumah tangga).
3. Cek Konfirmasi menjadi Investor
Anda pun perlu melakukan konfirmasi pemberitahuan sukses menjadi investor setelah melewati serangkaian proses pendaftaran.
"Kelengkapan investor, ada Nomor Rekening Efek (SRE), Nomor Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah, username dan password, trading pin, dan aplikasi SOTS," ujar Hasan.
Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
4. Transfer Uang untuk Modal Investasi
ADVERTISEMENT
Setelah kelengkapan tercukupi, Anda bisa melakukan transfer uang untuk modal investasi awal. Setoran dikirim ke rekening di bank RDI atas nama calon investor saham.
Setiap perusahaan sekuritas (broker) biasanya mematok deposit yang berbeda-beda, bisa dimulai dari Rp 100 ribu.
5. Unduh dan Instal SOTS
Agar bisa melakukan transaksi saham secara online, Anda perlu mengunduh dan menginstal SOTS di android.
"Nanti akan dikasih akun, langsung deh transaksi, kapan saja dan dimana saja investor dapat melakukan transaksi saham syariah dengan SOTS itu," pungkas dia.
Berdasarkan fatwa DSN MUI No 80 tahun 2011, investasi dan transaksi saham di BEI sudah sesuai prinsip syariah. Isinya, penerapan prinsip syariah dalam mekanisme perdagangan efek bersifat ekuitas di pasar reguler bursa efek.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan