Berkat BRILink, Bank BRI Terima Penghargaan Lagi

14 September 2019 10:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI, Indra Utoyo, mewakili Bank BRI menerima penghargaan Best Operating Model Master dalam IDC Digital Transformation Awards 2019, Kamis (12/9). Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI, Indra Utoyo, mewakili Bank BRI menerima penghargaan Best Operating Model Master dalam IDC Digital Transformation Awards 2019, Kamis (12/9). Foto: Dok. BRI
ADVERTISEMENT
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI kembali menambah jumlah penghargaan yang mereka terima pada tahun 2019 ini. Kali ini, bank terbesar di Indonesia tersebut menerima penghargaan Best Operating Model Master lewat produk Agen BRILink dalam ajang IDC (International Data Corporation) Digital Transformation Awards 2019 di Shangri-la Hotel, Jakarta, Kamis (12/9). Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI, Indra Utoyo.
ADVERTISEMENT
IDC merupakan perusahaan penyedia market intelligence serta layanan konsultasi mengenai teknologi informasi dan telekomunikasi. Bank BRI menjadi satu-satunya BUMN yang menerima penghargaan dari IDC.
"Tentunya apresiasi ini akan terus memacu semangat kami untuk terus berinovasi," kata Indra Utoyo terkait prestasi terbaru BRI ini.
Dikutip dari situs resminya, IDC Digital Transformation Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada organisasi, baik lembaga pemerintah maupun korporasi, yang telah berhasil mendigitalkan satu atau beberapa produk melalui penerapan teknologi digital. Kategori penghargaan dan kriteria seleksi kemudian diselaraskan dengan bidang transformasi bisnis.
Bank BRI memperoleh penghargaan tersebut setelah dinilai lewat berbagai indikator yang ditetapkan oleh penyelenggara. Beberapa di antaranya adalah kemampuan mendigitalisasi kombinasi produk dengan layanan untuk meningkatkan kepuasan nasabah, peluang untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan teknologi informasi termasuk big data, serta kemampuan untuk menyelaraskan aset perusahaan dengan perbaikan yang efektif.
ADVERTISEMENT
Selain itu, dinilai juga kemampuan organisasi untuk menghubungkan proses secara digital, baik antar perusahaan di dalam perusahaan, untuk meningkatkan operasional dan produktivitasl kemampuan untuk menghubungkan keputusan operasional dengan strategi dan rencana teknis; machine learning untuk optimalisasi konversi nasabah BRI ke Agen BRILink, hingga kemampuan untuk mengalihkan tata kelola teknologi.
“Dalam beberapa tahun terakhir ini, kami memang terus melakukan optimalisasi teknologi untuk menunjang Agen BRILink yang ada di daerah-daerah,” imbuh Indra.
Hingga akhir Agustus 2019, Bank BRI telah memiliki lebih dari 375 ribu agen BRILink di seluruh Indonesia. Menurut riset Microsave (2017) BRILink menguasai sekitar 51% pasar agen Laku Pandai di Indonesia. BRILink menyediakan layanan keuangan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, serta layanan keuangan digital lain untuk layanan mini ATM dengan mesin EDC maupun berbasis smartphone.
ADVERTISEMENT