kumparan
8 Agu 2019 10:21 WIB

Cosmas Batubara Sudah 2 Tahun Jalani Perawatan Kanker

Karangan bungan di depan rumah duka Almarhum Cosmas Batubara di Jalan Cidurian, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/8). Foto: Abdul Latif/kumparan
Mantan Menteri Ketenagakerjaan, Cosmas Batubara meninggal dunia. Cosmas menghembuskan nafas terakhirnya pada hari ini, Kamis (8/8), sekitar 03.27 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
Putra pertama almarhum, Artur Batubara (51) mengatakan bahwa ayahnya sudah mengalami perawatan penyakit kanker limfoma. Limfoma adalah kanker yang muncul dalam sistem limfatik yang menghubungkan kelenjar limfe atau kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Sistem limfatik termasuk bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia.
“Bapak memang sudah 2 tahun menjalani perawatan kebal kanker limfoma. Jenis kanker serius, waktu pengobatan sudah dimulai tahun 2018. Beberapa kali kemo sudah dilakukan,” katanya saat ditemui di Kediamanya, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).
Artur Batubara, Anak Pertama Almarhum Cosmas Batubara, di Kediamannya, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/8). Foto: Abdul Latif/kumparan
Artur menambahkan, ayahnya memang telah mengalami penurunan kesehatan sejak sebulan terakhir. Pada saat itu, kondisi Cosmos Batubara telah memasuki fase advance (penyakit lebih serius).
“Sampai kira-kira 2 minggu yang lalu cukup hampir tidak bisa kegiatan penuh. Beberapa hari lalu udah kembali ke rumah sudah berlatih, lalu kondisi drop tadi pagi tuhan memanggil jam 3 (pagi),” sambungnya.
ADVERTISEMENT
Pemakaman akan dilakukan sesuai adat Batak. Sementara pemakaman resmi secara nasional akan dilakukan pada Sabtu di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata.
“Hari Sabtu dimakamkan di Kalibata,” tuturnya.
Pantauan kumparan hingga pukul 09.27 WIB, suasana rumah duka mulai ramai didatangi awak media. Selain itu, banyak kerabat dan keluarga yang berkumpul.
Cosmas Batubara. Foto: Wikimedia Commons
Cosmas meninggal dunia pada usia 80 tahun. Saat tutup usia, Cosmas sedang menjabat sebagai rektor di Podomoro University.
Tokoh kelahiran Simalungun, Sumatera Utara pada 1938 ini, pernah menjadi Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Ketua Presidium KAMI Pusat. Dia adalah Pelopor Gerakan Mahasiswa Angkatan 66.
Pada masa Pemerintahan Orde Baru, dia pernah menjabat Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat, Menteri Negara Perumahan Rakyat, dan Menteri Tenaga Kerja. Cosmas meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·