• 0

Dua Direktur Baru Pertamina Akan Ditetapkan Akhir Bulan Ini

Dua Direktur Baru Pertamina Akan Ditetapkan Akhir Bulan Ini


Gedung Pertamina

Gedung Pertamina (Foto: Wikimedia Commons)
PT Pertamina (Persero) menghilangkan Direktorat Gas dan menambah dua direktorat baru, yakni Direktorat Pemasaran Corporate, serta Direktorat Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur. Penambahan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar.
Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan saat ini belum ditentukan siapa yang akan mengisi direktorat baru tersebut.
"Ini kan haknya pemegang saham kalau nama. Bisa dari usulan komisaris atau usulan dari talent," ujar Fajar di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (13/2).
Dia pun menargetkan dalam dua minggu ke depan atau akhir bulan ini akan ada penjabaran lebih jauh mengenai tugas dan fungsi masing-masing direktorat atau. Setelah itu, baru ditetapkan siapa yang menjabat sebagai direktur tersebut.
"Kami harapkan lebih cepat lebih baik, dua minggu itu penjabaran, untuk direksi belum, setelah penjabaran itu penetapan," tambahnya.
Perubahan struktur Pertamina ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor: SK-39/MBU/02/2018, tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengalihan Tugas Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina
Pertamina membentuk dua direktorat baru yakni Direktorat Pemasaran Korporat dan Direktorat Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur. Selain itu ada perubahan nama yakni Direktorat Pemasaran menjadi Direktorat Pemasaran Ritel
Untuk posisi baru Direktur Pemasaran Corporate diisi sementara oleh Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pemasaran Ritel. Sedangkan Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur dirangkap Nicke Widyawati yang saat ini mengisi Direktur SDM Pertamina.

BisnisEkonomiPertaminaBUMN

presentation
500

Baca Lainnya