kumparan
13 Jun 2018 14:23 WIB

Garuda Soal Ancaman Mogok Pekerja: Mediasi Baru Mulai, Kok Ancam Demo?

Konpers Serikat Karyawan Garuda Indonesia. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Para karyawan dan pilot PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mengancam akan menggelar mogok kerja usai perayaan Lebaran 2018. Menurut rencana, mogok kerja digelar pada pekan kedua bulan Juli 2018.
ADVERTISEMENT
Dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Selasa (12/6), rencana aksi mogok kerja digelar jika belum ada titik temu dari Satgas yang dibentuk Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, mengenai masalah yang membelit Garuda.
Direktur Operasional Garuda Indonesia Kapten Triyanto Moeharsono mengatakan, pihaknya merasa heran dengan pernyataan tersebut. Menurutnya saat ini, mediasi baru saja terbentuk.
“Kita kan sedang dimediasi oleh pemerintah. Mediasi baru mau mulai habis Lebaran, kok sudah mengancam mogok?” kata Kapten Triyanto saat dihubungi kumparan, Rabu (13/6).
Menurut Triyanto, saat ini pihaknya baru diminta untuk mengumpulkan data dan fakta masing-masing pihak oleh pemerintah. Nantinya fakta dan data itu baru akan digodok di dalam satgas yang dipimpin oleh Deputi Kemenko Bidang Kemaritiman, Purbaya Yudhi Sadewa.
Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
“Ya tentu kita akan imbau agar tidak melakukan hal tersebut mengingat proses mediasi baru mulai. Kita baru mulai (minta) dikumpulkan data fakta masing pihak oleh pemerintah, belum dipertemukan, terus kok sudah mau mogok saja?” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya diberitakan, Menteri Luhut mengatakan satgas mulai bekerja efektif sejak dibentuk yaitu pada 6 Mei lalu. Setelah itu, satgas juga akan bekerja setelah Lebaran. Satgas akan mengumumkan hasil mediasi dan solusinya pada minggu pertama Juli mendatang.
“Kita harap time table ini akan mulai hari ini, besok, lusa, setelah 26 Mei, setelah lebaran juga. Nanti minggu pertama Juli kita akan buat kesimpulan rekomendasi mereka apa ini (keinginannya) kepada Menteri BUMN untuk menyelesaikan masalah ini. Saya sudah bertemu Kapten Bintang Hardiono (Ketua Asosiasi Pilot Garuda Indonesia/APG) tadi dan dia sudah bersedia dengan time table tadi,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan