Pencarian populer

Harga Rumah di Jakarta yang Ditawarkan via Online Mulai Rp 350 Juta

Festival Properti Rumah123.com 2018. (Foto: Abdul Latif/kumparan)

Rumah.com akan menggelar Expo Properti Online pada 30 Juli hingga 30 September 2018. Dalam acara itu, terdapat 2.000 unit rumah dan apartemen yang akan ditawarkan 13 pengembang, mulai Wijaya Karya, Alam Sutra, Metropolitan Land, hingga Ciputra.

Country Manager Rumah.com, Marine Novita, mengatakan dari ribuan rumah yang akan dipamerkan di situs mereka, harga jualnya berkisar antara Rp 350 juta hingga Rp 1 miliar. Harga yang dipatok diharapkan bisa masuk ke semua golongan pembeli, baik pembeli pertama, kedua, maupun ketiga.

“Kisaran harga kami mulai dari Rp 350 juta hingga Rp 1 miliar dari 13 developer dan 15 prospect property di Indonesia,” kata Marine saat ditemui di The Manhattan Square, Jakarta, Selasa (24/6).

Marine menjelaskan, sebagian besar letak 2.000 unit rumah yang akan ditawarkan berada di kawasan selatan dan timur Jakarta. Berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya, kawasan selatan dan timur Jakarta merupakan lokasi yang paling sering dicari oleh calon pembeli properti.

“Yang ikut serta ini kawasan yang menarik konsumer. Yang kami utamakan daerah selatan dan timur Jakarta. Di timur Jakarta ada MetLand dan Ciputra. Di selatan Jakarta juga ada. Jadi kami cari yang property seeker ada di mana nih demand-nya dan seperti apa,” paparnya.

Expo Properti Online ini, diharapkan Rumah.com juga dapat menyasar kaum milenial. Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mengatakan, hal itu perlu dilakukan lantaran saat ini kaum muda yang sudah bekerja cenderung tidak memiliki keinginan untuk menjadikan rumah sebagai kebutuhan primer.

“Untuk Rumah.com, saat ini milenial rata-rata mereka agak lose pengelolaan keuangannya. Bagian sebelah situlah kami ambil tanggung jawab beli rumah pertama kali untuk DP, ini bank yang beri promo,” katanya.

Rumah.com akan gelar konpers 'Rumah.com DealJuara'. (Foto: Ema Fitriyani/kumparan)

Dalam Expo Properti Online ini, Ike mengaku tidak mematok berapa transaksi yang harus dicapai. Sebab menurut dia, pameran online ini berbeda dengan expo belanja online kebutuhan rumah tangga seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

"Seperti Harbolnas itu rata-rata small items. Sementara ini high ticket items. Rumah.com selalu belajar dari riset mulai dari minat sampai transaksinya itu 6 bulan. Kami targetnya tidak track transaksi karena banyak pengaruhnya misalnya apakah KPR-nya diterima bank atau enggak," ujar Ike.

Namun demikian, dia menargetkan dalam expo itu, penjualan rumah yang ditawarkan para pengembang meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan penjualan di hari biasa. Sebab, pihaknya sudah banyak mempromosikan acara ini di berbagai media.

“Tapi kami komitmen misalnya MetLand bisa dapat 3 kali lebih banyak. Karena kami lakukan investasi dari sisi brand yang cukup,” katanya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23