kumparan
26 Apr 2019 14:34 WIB

Harga Saham IPO Bali United Ditawarkan Rp 155-175 per Lembar

Para pemain Bali United merayakan gol. Foto: Dok. Media Bali United
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk atau Bali United menetapkan harga penawaran perdana sahamnya di kisaran Rp 155 hingga Rp 175 per lembar saham. Hal ini dikatakan oleh penjamin emisi efek, yang menangani IPO Bali United, Kresna Sekuritas.
ADVERTISEMENT
"Hingga saat ini masih di kisaran Rp 155 - Rp 175 per lembar saham harganya. Masih bergerak terus," kata Direktur Utama Kresna Sekuritas Octavianus Budianto, saat dikonfirmasi kumparan, Jumat (26/4).
Penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) emiten dengan kode BOLA ini menargetkan dana hingga Rp 300 miliar dari pelepasan 33,3 persen saham perseroan.
Bali United berencana melepas sebanyak 2 miliar saham atau setara 33,33 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun nilai nominal yang tercatat adalah Rp 10 unit per saham.
Bali United kalah lawan Global Cebu Filipina. Foto: Antara/Nyoman Budhiana/kumparan
Dalam prospektus yang dipublikasikan perusahaan, Jumat (26/4), perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk belanja modal. Pihaknya juga telah menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas Indonesia (broker terafiliasi). Sementara penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.
ADVERTISEMENT
Tim riset Kresna Sekuritas mengungkapkan, Bali United memiliki diversifikasi bisnis yang luas ke sektor lain yang dapat membantu mempertahankan pertumbuhan pendapatan.
Bisnis makanan dan minuman dijalankan melalui Bali Utd Café, dapat menambah nilai bagi penggemar yang ingin menonton pertandingan langsung sambil menikmati hidangan lezat.
Setelah masa bookbuilding berakhir, tanggal efektif atas pencatatan saham perseroan diperkirakan terbit pada 15 Mei 2019. Selanjutnya, masa penawaran umum berlangsung pada 17-21 Mei 2019. Saham Bali United diperkirakan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 27 Mei 2019.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan