kumparan
21 Mar 2019 9:08 WIB

IHSG Hijau, Menu Saham Pilihan AALI, ERAA, HMSP, JPFA, LSIP, MNCN

Ilustrasi IHSG Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau membuka perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG sudah bergerak menguat 16,562 poin (0,26 persen) ke 6.499,272.
ADVERTISEMENT
Mengawali perdagangan Kamis (21/3), IHSG dibuka menguat 24,925 poin (0,38 persen) ke 6.507,635. Sementara indeks LQ45 juga dibuka menguat 4,950 poin (0,49 persen) ke 1.025.
Seluruh indeks sektoral menguat. Penguatan paling tajam terjadi di sektor tambang yang naik 0,72 persen.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 14.180. Dolar AS kemudian turun ke Rp 14.090. Sempat menguat ke Rp 14.110, dolar AS kembali bergerak melemah dan kini posisinya ada di Rp 14.090.
Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 42,07 poin (0,20 persen) ke 21.608,92
- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 3,15 poin (0,01 persen) ke 29.324,12
ADVERTISEMENT
- Indeks SSE Composite di China turun 2,56 poin (0,08 persen) ke 3.088,08
- Indeks Straits Times di Singapura naik 1,94 poin (0,06 persen) ke 3.209,06
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan IHSG berhasil ditutup menguat 0,04 persen di level 6.482,710 pada 20 Maret 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.464,960 hingga 6.447,211. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.499,442 hingga 6.516,175.
IHSG cetak rekor di 6.314 Foto: Nurlaela/kumparan
Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought. Di sisi lain, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.
ADVERTISEMENT
Menu Saham Pilihan:
AALI, “Akumulasi Beli” pada area level 12.000-12.200, dengan target harga secara bertahap di level 12.400, 12.600 dan 12.800. Support: 12.000 & 11.900,
ERAA, “Akumulasi Beli” pada area level 1.980-1.990, dengan target harga secara bertahap di level 2.050 dan 2.120. Support: 1.960 & 1.920,
HMSP, “Akumulasi Beli” pada area 3.720-3.760, dengan target harga secara bertahap di level 3.820, 3.980, 4.350 dan 4.720. Support: 3.700 & 3.610,
JPFA, “Akumulasi Beli” pada area level 2.180-2.210, dengan target harga secara bertahap di level 2.260, 2.320, 2.350 dan 2.400. Support: 2.120,
LSIP, “Akumulasi Beli” pada area level 1.150-1.170, dengan target harga secara bertahap di 1.280, 1.470 dan 1.660. Support: 1.140 & 1.090,
ADVERTISEMENT
MNCN, “Akumulasi Beli” pada area level 810-825, dengan target harga secara bertahap di level 845, 860, 920, 980 dan 1040. Support: 800.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan