Pencarian populer

IHSG Kembali Dibuka Menguat, 6 Saham Ini Layak Dibeli

Ilustrasi pergerakan saham (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di teritori positif, membuka perdagangan hari ini, Selasa (5/6). IHSG menguat 18,030 poin (0,30%) ke level 6.032,849.

Pada perdagangan preopening, IHSG sudah bergerak menguat 16,551 poin (0,28%) ke 6.031,370. Sedangkan Indeks LQ45 juga dibuka menguat 3,323 poin (0,35%) ke level 965,498.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menguat. Penguatan paling tajam terjadi di sektor tambang yang naik 1,06%.

Sementara itu, di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (USD) dibuka di kisaran Rp 13.885. Mengutip data perdagangan Reuters, laju dolar AS kemudian menguat ke Rp 13.892. Setelah itu, laju dolar AS kembali melemah terhadap rupiah dan posisi saat ini ada di Rp 13.878.

Berikut Kondisi Bursa Saham Asia Pagi Ini:

- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 40,49 poin (0,18%) ke 22.516,43

- Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 43,50 poin (0,14%) ke 30.954,48

- Indeks SSE Composite di China turun 3,30 poin (0,11%) ke 3.087,89

- Indeks Straits Times di Singapura naik 13,87 poin (0,40%) ke 3.481,35

Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan IHSG berhasil ditutup menguat 0,52% di level 6.014,820 pada 4 Juni 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.999,683 hingga 5.984,546. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.031,475 hingga 6.048,130.

Ilustrasi IHSG. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Berdasarkan indikator daily, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI terlihat bergerak ke atas menuju ke area overbought. Adapun indeks masih berpotensi menuju ke area level resisten selama pergerakannya masih bertahan di atas garis MA 20.

Menu Saham Pilihan:

BBNI, “Akumulasi Beli” pada area level 8250 – 8500, dengan target harga secara bertahap di area level 8900, 9100, 9250 dan 9975. Support: 8250 & 8000,

BJBR, “Akumulasi Beli” pada area level 2050 - 2070, dengan target harga di level 2130. Support: 2030,

INTP, “Akumulasi Beli” pada level 16700 - 17200, dengan target harga secara bertahap di level 18000, 19000, 20000 dan 22000. Support: 16000,

LSIP, “Akumulasi Beli” pada area level 1150 - 1170, dengan target harga secara bertahap di level 1180, 1205, 1250, 1345 dan 1435. Support: 1135,

UNVR, “Akumulasi Beli” pada area level 45300 – 45500, dengan target harga di level 46500, 48975 dan 51000. Support: 44000,

WTON, “Akumulasi Beli” pada area level 434 - 440, dengan target harga secara bertahap di level 478 dan 490. Support: 424.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: