kumparan
17 Sep 2019 9:01 WIB

IHSG Merah, Koleksi Saham ADHI, ASRI, BBCA, BBNI, BBRI, LPKR, PTPP

Ilustrasi IHSG. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah membuka perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 4,198 poin (0,07 persen) ke 6.215,237. Sementara indeks LQ45 juga dibuka turun 1,797 poin (0,18 persen) ke 981,451.
ADVERTISEMENT
Mengawali perdagangan Selasa (17/9), IHSG dibuka melemah ke 6.217,168.
Empat dari 10 indeks sektoral melemah. Pelemahan paling tajam terjadi di sektor aneka industri yang turun 0,57 persen.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 13.035. Dolar AS kemudian naik turun hingga menguat ke posisi tertingginya di Rp 14.090 pukul 8.45 WIB.
Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 4,28 poin (0,02 persen) ke 21.984,01
- Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 263,03 poin (0,97 persen) ke 26.861,52
- Indeks SSE Composite di China turun 14,10 poin (0,47 persen) ke 3.016,65
ADVERTISEMENT
- Indeks Straits Times di Singapura turun 11,12 poin (0,35 persen) ke 3.192,81
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: ANTARA FOTO
Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, IHSG ditutup melemah signifikan 1,82 persen di level 6.219,44 pada 16 September 2019. Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.149,02 hingga 6.119,47. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.294,28 hingga 6.334,84. Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak menurun di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
ADHI, Daily (1.350) “Akumulasi Beli” pada area level 1.325 - 1.350, dengan target harga secara bertahap di level 1.380, 1.455, 1.550, 1.775, dan 2.000. Support: 1.325 dan 1.270.
ADVERTISEMENT
ASRI, Daily (312) “Akumulasi Beli” pada level 306 - 312, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370, dan 404. Support: 296 dan 288.
BBCA, Daily (30.025) “Akumulasi Beli” pada area level 29.900 - 30.100, dengan target harga secara bertahap di level 30.525 dan 32.400. Support: 29.000.
BBNI, Daily (7.675) “Akumulasi Beli” pada area level 7.575 - 7.675, dengan target harga di level 7.850, 8.250, dan 8.625. Support: 7.350.
BBRI, Daily (4.190) “Akumulasi Beli” pada area level 4.100 - 4.200, dengan target harga secara bertahap di level 4.310 dan 4.350. Support: 4.100 dan 4.070.
LPKR, Daily (260) “Akumulasi Beli” pada area level 252 - 262, dengan target harga secara bertahap di level 274, 284, 292, dan 328. Support: 242 dan 230.
ADVERTISEMENT
PPRO, Daily (110) “Akumulasi Beli” pada area level 108 - 111, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 115, 122, 148, 174, dan 200. Support: 108 dan 95.
PTPP, Daily (1.820) “Akumulasi Beli” pada area level 1.800 - 1.830, dengan target harga secara bertahap di level 1.920, 2.080, 2.290, 2.770, dan 3.250. Support: 1.700.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan