Pencarian populer

IHSG Merah, Pantau Saham ADRO, BBNI, HMSP, INTP, MAIN, SHIP

Ilustrasi IHSG. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah membuka perdagangan di awal pekan.

Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 7,509 poin (0,12 persen) ke 6.307,927. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 2,021 poin (0,20 persen) ke 1.003,052.

Mengawali perdagangan Senin (24/6), IHSG dibuka turun ke posisi 6.310,560.

Enam dari 10 indeks sektoral melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan paling tajam 0,79 persen.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 14.150 dan terus turun hingga menyentuh level terendahnya pagi ini di Rp 14.097.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

- Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 53,75 poin (0,25 persen) ke 21.205,25

- Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 65,78 poin (0,23 persen) ke 28.407,93

- Indeks SSE Composite di China turun 3,76 poin (0,13 persen) ke 2.998,22

- Indeks Straits Times di Singapura turun 16,03 poin (0,48 persen) ke 3.305,37

Ilustrasi IHSG. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya menyebutkan, IHSG ditutup melemah 0,32 persen di level 6.315,437 pada 21 Juni 2019.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.272,575 hingga 6.229,714. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.355,413 hingga 6.395,395.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif. Namun demikian, terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Ilustrasi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ADRO, Daily (1225) “Accumulative Buy” pada level 1.210 - 1.230, dengan target harga secara bertahap di level 1.250, 1.280, 1.300, 1.320 dan 1.450. Support: 1.210 dan 1.190.

BBNI, Daily (8850) “Akumulasi Beli” pada area 8.750 - 8.850, dengan target harga di level 9.025, 9.125, 9.225 dan 9.625. Support: 8.650 dan 8.525.

HMSP, Daily (3250) “Akumulasi Beli” pada area 3.180 - 3.260, dengan target harga secara bertahap di level 3.320, 3.380 dan 3.440. Support: 3.180 dan 3.150.

INTP, Daily (20250) “Akumulasi Beli” pada area 19.700 - 20.250, dengan target harga secara bertahap di level 20.525, 20.950 dan 21.500. Support: 19.700 dan 19.200.

MAIN, Daily (1055) “Akumulasi Beli” pada area level 1.045 - 1.055, dengan target harga secara bertahap di level 1.080, 1.160, 1.240 dan 1.315. Support: 1.040 dan 1.005.

SHIP, Daily (815) “Akumulasi Beli” pada area level 810 - 820, dengan target harga secara bertahap di level 835, 855 dan 885. Support: 810 dan 800.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.59