kumparan
12 Okt 2018 13:37 WIB

Jokowi Jawab Make Indonesia Great Again Prabowo dengan Game of Thrones

Jokowi & Prabowo di KPU. (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Saling lempar istilah terjadi antara Calon Presiden Indonesia. Dalam sebuah diskusi, Prabowo Subianto menginginkan Indonesia bangkit dan menjadi bangsa besar. Ia memodofikasi slogan yang diungkapkan Donald Trump saat mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), yakni Make Indonesia Great Again.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan Mantan Danjen Kopassus tersebut di hadapan pengurus dan kader LDII dalam acara rakernas di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).
"Kenapa kok bangsa ini tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, make Indonesia great again?" ujar Prabowo.
Prabowo menilai, harusnya Indonesia berani bersikap seperti Amerika Serikat. Misalnya dalam kasus perang dagang. Saat AS merasa kalah bersaing dengan Tiongkok, mereka langsung menyatakan perang dagang, tidak ada perdagangan bebas. Akhirnya, AS menjatuhkan tarif terhadap produk-produk impor asal Negeri Tirai Bambu yang kemudian dibalas juga oleh China.
Sayangnya, kata Prabowo, pemerintah Indonesia tak berani bersikap tegas demi kepentingan rakyat Indonesia.
Prabowo Subianto memberikan sambutan di Rakernas LDII 2018. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Pernyataan Prabowo bukan tanpa dasar, akibat perang dagang ini. Angka pengangguran di AS bahkan mencapai titik terendah sejak 49 tahun pada perode September 2018. Selain itu, sektor manufaktur di Negeri Paman Sam yang terdampak pada perang dagang AS-China mampu mencetak 18.000 tenaga kerja baru pada bulan lalu. Surplus neraca perdagangan China selama 9 bulan turun 28,3 persen atau dalam kata lain volume ekspor di Tiongkok mulai terdampak perang dagang.
ADVERTISEMENT
Jokowi Membalas dengan Cerita Film Game of Thrones
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, disengaja atau tidak, menjelaskan dampak buruk dari perang dagang bila Indonesia terlibat langsung. Sebaliknya, Prabowo meminta Indonesia lebih berani seperti AS yang melawan China.
Jokowi menjelaskan dampak negatif trade war dengan membuat ilustrasi dalam serial film Game of Thrones.
Ia meramalkan soal akhir serial Game of Thrones yang akan selesai pada tahun depan. Menurut dia, pada akhir cerita dalam season 8 ini pertarungan akan memberikan pesan moral yang sarat makna.
“Tahun depan kita akan menyaksikan season terakhir serial Game of Thrones. Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya. Saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan. Bukan hanya bagi yang kalah, namun juga yang menang,” kata Jokowi pada acara Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank, di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Jumat (12/10).
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, kata Jokowi, ketika kemenangan sudah dirayakan dan kekalahan sudah diratapi, barulah kemudian kedua-duanya sadar bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang selalu mendapat hasil sama: dunia yang porak poranda. Sama dengan perang dagang yang mengacaukan perekonomian dunia.
Presiden Jokowi menikmati latte coffee dari kedai BRIKOPI di area acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank, kawasan Nusa Dua, Bali. (Foto: Dok. BRI)
Jokowi menilai tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan di tengah kehancuran. Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi yang terbesar di tengah dunia yang tenggelam.
“Saya ingin menegaskan bahwa saat ini kita masuk pada season terakhir dari pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan. Bisa jadi situasinya lebih genting dibandingkan krisis finansial global sepuluh tahun yang lalu,” jelasnya.
Serial yang sudah menghasilkan puluhan episode ini seperti mereprentasikan kondisi ekonomi global saat ini di mana banyak pertarungan antar negara yang mengakibatkan negara lain sengsara.
ADVERTISEMENT
Karena itu, dia mengatakan dunia bergantung pada para pembuat kebijakan moneter dan fiskal dunia untuk menjaga komitmen kerja sama global. Dia juga berharap semua orang yang hadir dalam pertemuan IMF-World Bank 2018 ini berkontribusi mendorong para pemimpin dunia untuk menyikapi keadaan ini secara tepat.
Selain itu, Jokowi meminta semua negara bersatu untuk menghadapi musuh bersama saat ini seperti perlambatan ekonomi dunia.
"Dengan adanya kekhawatiran ancaman Evil Winter tersebut, akhirnya mereka sadar: tidak penting siapa yang duduki di 'Iron Throne'. yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan Evil Winter agar bencana global tidak terjadi. Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus yang porak poranda yang menyengsarakan kita semua," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·