kumparan
10 Jan 2019 8:23 WIB

Proyek Tol Semarang-Demak Mulai Dibangun Tahun Ini, Selesai 2021

Sejumlah kendaraan bermotor melaju saat hari pertama pengoperasian Tol Salatiga-Kartasura di Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/12). (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Tol Semarang-Demak dapat dibangun tahun ini. Adapun tol itu dibangun karena kepadatan lalu lintas di rute tersebut tergolong tinggi.
ADVERTISEMENT
Rencananya, Tol Semarang-Demak akan diintegrasikan dengan tanggul laut di pantai utara Kota Semarang, mulai dari wilayah Kaligawe Semarang hingga Kali Sayung Demak yang berfungsi untuk mengatasi banjir dan rob.
Secara teknis, Tol Semarang-Demak akan memiliki 4 simpang susun, yakni Kaligawe, Terboyo, Sayung, dan Demak. Pembangunan tol ini dibiayai oleh swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
“Insya allah tahun ini. Proses lelang sedang berjalan, lelang diumumkan Februari 2019,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna kepada kumparan, Kamis (10/1).
Menurut dia, lelang ruas tol itu diikuti 4 konsorsium, yakni Jasa Marga-Waskita Toll Road, Adhi Karya-Brantas Abipraya, Pembangunan Perumahan-Wijaya Karya,Misi Mulia Metrical, dan China Harbour Indonesia-Sinohydro Corporation.
ADVERTISEMENT
“Sebelumnya mereka sudah lulus tahap PQ (Pra Qualification), setelahnya maka mereka berhak mengikuti proses lelang ini,” paparnya.
Pembangunan tol yang diprediksi menelan total investasi sebesar Rp 15,3 triliun ini ditargetkan berlangsung selama 2 tahun. Diharapkan di tahun 2021, Tol Semarang-Demak sudah dapat dilintasi oleh masyarakat umum.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan