Pencarian populer

Listrik Padam Massal, Pengusaha Minta PLN Beri Kompensasi

Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Rosan P. Roeslani di Grand Sahid Jaya, Selasa (16/7). Foto: Elsa Olivia Touran/kumparan
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai padamnya aliran listrik di Jakarta, Banten dan sebagian Jawa Barat menimbulkan potensi kerugian di dunia usaha. Potensi kerugian bisa jauh lebih besar bila terjadi di hari normal atau weekday.
ADVERTISEMENT
“Kalau ini kan weekend, kalau weekday akan lebih besar lagi kerugiannya,” kata Ketua Umum Kadin, Rosan Roeslani saat dihubungi kumparan, Minggu (4/8).
Untuk itu, PT PLN (Persero) seharusnya memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami dunia usaha. Selain itu, ia merasa PLN seharusnya sudah memiliki langkah antisipasi apabila ada gangguan jaringan listrik seperti hari ini.
“Ya terkena dampak mestinya bisa (kompensasi) ini ya, kan ini tanggung jawab pemerintah harusnya. Musti ke PLN minta, ini kan mestinya ada backup lah,” ujar Rosan.
Evakuasi penumpang MRT yang mogok di bawah tanah. Foto: Dok. MRT
Lebih lanjut, Rosan juga menyayangkan adanya fasilitas publik seperti MRT dan KRL ikut terkena imbas sehingga harus berhenti beroperasi. Ia menyarankan seharusnya pengelola juga sudah mempunyai langkah antisipatif.
“Yang penting ini kan saya denger MRT pada mati, kan mestinya ada backup generator kalau kayak gitu. Mesti ada back up nyalah. Nggak bisa mati blank kayak begini, nggak bagus juga,” tutur Rosan.
ADVERTISEMENT
Pemadaman listrik sendiri dimulai pada pukul 11.45 WIB di area sistem transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV line 1. Kemudian pukul 11.48 WIB gangguan merambat ke jaringan SUTET Depok-Tasikmalaya yang selanjutnya memicu pemadaman di wilayah Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86