kumparan
9 Sep 2019 12:35 WIB

Luhut Urusi Segala Hal: Biar Semua Terkoordinasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan melakukan rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI. Foto: Fanny Kusumawardhani
Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, dinilai banyak pihak terlalu ikut campur dalam urusan-urusan yang bukan di bawah koordinasinya. Menurut Luhut, hal yang dilakukannya itu beralasan.
ADVERTISEMENT
Dia menyebut, sebenarnya di bawah kewenangannya terdapat ratusan kebijakan yang harus dikoordinasikan dengan kementerian lain. Selama ini, menurutnya, banyak kebijakan yang tak dikoordinasikan dengan baik.
"Mungkin ratusan (kebijakan) yang harus‎ dikoordinasikan, memang kita kerja tidak terintegrasi. Saya dituduh mencampuri pekerjaan orang lain," kata Luhut di Ruang Banggar DPR RI, Jakarta, Senin (9/9).
Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Helmi Afandi/kumparan
‎Dia pun mencontohkan kalau berbicara mengenai urusan perhubungan yang berada di bawah koordinasinya, terkadang harus melibatkan pihak lain, misalnya seperti Kementerian Ketenagakerjaan yang bukan di bawah kewenangannya.
Lalu jika berbicara mengenai pariwisata, lanjut Luhut, terkadang pihaknya mengajak Kementerian Perdagangan dalam berkoordinasi. Dia pun mencontohkan dalam mengurus hotel, soal pengadaan mi‎ras di hotel yang merupakan urusan Kemendag.
"Soal garam juga, kenapa saya mencampuri. Ya karena garam ada di tempat saya kewenangannya (kemaritiman)," kata Luhut.
ADVERTISEMENT
Dia menambahkan, koordinasi antar bidang yang diintensifkan diharapkan dapat menyelesaikan persoalan yang ada di lapangan. Dengan demikian, program yang dicanangkan pemerintah diinginkannya dapat berjalan dengan baik.
"Biar semua terkoordinasi dengan baik, terintegrasi. Banyak sekali sebenarnya yang harus dikoordinasikan," tegasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan