kumparan
30 Des 2017 8:21 WIB

Mau Naik Bus JA Connexion ke Bandara? Ini 5 Rute yang Perlu Kamu Tahu

Bus JAconnexion Jabodetabek Airport (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Transportasi menuju bandara kini semakin beragam. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Perusahaan Umum Pengangkut Penumpang Djakarta (PPD) baru saja meluncurkan bus JA Connexion dengan rute Pondok Indah Mal II - Bandara Soetta dengan tarif sebesar Rp 25.000/penumpang.
ADVERTISEMENT
Kawasan mal dan hotel menjadi rute awal perjalanan bus JA Connexion. Berikut rutenya:
1. Rute Hotel Borobudur, Hotel Alila, Hotel Luminor, Hotel Aryaduta, Sari Pan Pasific, Hotel Grand Sahid, Mall Grand Indonesia, Hotel Ascot, Hotel Grand Cemara, Ibis Thamrin, dan Millenium dioperatori oleh Big Bird Pusata, dengan jumlah 15 unit bus.
2. Rute Sentra Kuningan (Marriot dan Grand Melia), Semanggi (Mulia), Dukuh Atas (Grand Sahid), HI (Sari Pan Pasific), Gambir (Borobudur), Aston Sentul City, Amaris, Thamrin City Bogor dan Margo City diopertori oleh Damri dengan 40 unit bus.
3. Rute Grand Wisata, Hotel Sahid, Lippo Cikarang, Bella Nova dan BTN Bogor dengan Sina Jaya sebagai operator, beroperasi 14 unit bus.
ADVERTISEMENT
4. Rute Mall Ramayana Tajur dioperatori oleh Anugerah Emas dengan 20 unit bus.
5. Taman Mini Mall, Pondok Indah Mall dan Sumarecon Bekasi dioperatori PPD dengan total 16 unit bus yang dioperasikan.
Bus JAconnexion Jabodetabek Airport (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Sementara, Sekretaris Perusahaan Perum Damri Arifin Hasan mengatakan, adanya bus JA Connexion hampir bersinggungan dengan trayek Damri.
“Khususnya trayek yang memang nyaris bersinggungan, walaupun secara kumulatif pengaruhnya tidak signifikan,” kata Arifin kepada kumparan (kumparan.com), Sabtu (30/12).
Untuk menyiasati hal tersebut, Arifin telah berkomunikasi dengan pemerintah untuk pengajuan trayek baru.
“Damri sudah mengajukan permohonan trayek baru dan sedang dalam proses, antara lain Sukabumi, Margo City, dan beberapa trayek lainnya,” jelas Arifin.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan