Pencarian populer

Melihat Laptop Impor di Harco Mangga Dua, Mayoritas dari China

Suasana di Harco Mangga Dua, Pusat Penjualan Laptop di Jakarta Utara, Sabtu (16/3). Foto: Abdul Latif/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat barang impor asal China, yakni laptop, membanjiri Indonesia sepanjang 2019. Bahkan porsi impor laptop China di Tanah Air ini melebihi negara lainnya.

Untuk melihat langsung kenyataan di lapangan, kumparan berkujung ke pusat elektronik Harco Mangga Dua di Jakarta Utara.

Selain dari China, Indonesia juga tercatat mengimpor laptop dari Amerika Serikat (AS), Jerman, Taiwan, dan Jepang. Namun porsi impor dari China sangat dominan.

Pedagang laptop di toko Dwijaya Makmur membenarkan bahwa nyaris semua laptop yang dijual berasal dari Negeri Tirai Bambu. Beberapa merek yang memproduksi laptop di China misalnya Asus, Lenovo dan Acer.

"Mayoritas (impor) dari China, mereka buatnya di China. Karena ongkos mereka (produksi laptop) lebih murah kalau bikin di China," katanya kepada kumparan saat ditemui di Harco Mangga Dua, Jakarta, Sabtu (16/3).

Suasana di Harco Mangga Dua, Pusat Penjualan Laptop di Jakarta Utara, Sabtu (16/3). Foto: Abdul Latif/kumparan

Sebagian merek laptop sebenarnya berasal dari AS, misalnya HP dan Dell. Namun, HP dan Dell yang ada di Indonesia dibuat di China. "Karena kalau impor dari AS ongkos kirim sama bikinnya di sana mahal," imbuhnya.

Berdasarakan data BPS, laptop impor asal China selama Januari hingga Februari 2019 mencapai 1.056 ton atau USD 142,6 juta. Angka ini jauh lebih besar dibanding laptop impor asal AS yang hanya 249 kg atau senilai USD 40.674.

Secara detail, impor laptop asal AS di Februari 2019 mencapai 165 kg atau USD 25.620, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 84 kg atau USD 15.054.

Suasana di Harco Mangga Dua, Pusat Penjualan Laptop di Jakarta Utara, Sabtu (16/3). Foto: Abdul Latif/kumparan

Sementara laptop impor asal Taiwan selama Februari 2019 mencapai 35 kg atau USD 13.921, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 43 kg atau USD 13.842.

Sedangkan laptop impor asal Jerman selama bulan lalu mencapai 18 kg atau USD 6119, jauh menurun dibandingkan pada bulan Januari 2019 yang mencapai 103 kg atau USD 11.322.

Adapun laptop asal Thailand selama Februari 2019 mencapai 12 kg atau USD 4.186, periode ini merupakan pertama kalinya Indonesia mengimpor laptop dari Thailand.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: