kumparan
18 Mar 2019 7:04 WIB

Optimisme Perundingan Dagang AS-China Dorong Penguatan Wall Street

Ilustrasi Wall Street Foto: Wikimedia Commons
Bursa saham AS atau Wall Street kembali menguat pada penutupan perdagangan Jumat (15/3). Dikutip dari Reuters, Senin (18/3), penguatan itu didorong sentimen positif adanya kemajuan pembicaraan perdagangan AS-China.
ADVERTISEMENT
Sentimen tersebut mendorong indeks S&P 500 ke pencapaian terbaik dalam sepekan sejak November lalu. Kantor berita Xinhua yang dikelola pemerintah China mengatakan Washington dan Beijing membuat kemajuan substansial dalam pembicaraan perdagangan.
Indeks chip Philadelphia SE naik 2,9 persen sementara indeks teknologi S&P 500 naik 1,2 persen. Boeing Co ditutup naik 1,5 persen, mengangkat indeks Dow. Kenaikan ini terjadi setelah produsen pesawat terbesar dunia itu mengatakan akan meningkatkan peranti lunak untuk pesawat 737 MAX. Rencananya perangkat lunak tersebut akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang. Meski begitu, saham Boeing dalam sepekan ini telah anjlok 10,3 persen. Sebab secara global, maskapai melakukan temporary grounded untuk jenis B737 MAX setelah kecelakaan fatal di Ethiopia.
Ilustrasi Wall Street Foto: Wikimedia Commons
ADVERTISEMENT
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 138,93 poin, atau 0,54 persen, menjadi 25.848,87. Indeks S&P 500 naik 14 poin, atau 0,50 persen, menjadi 2.822,48 dan Nasdaq Composite menambahkan 57,62 poin, atau 0,76 persen, menjadi 7.688,53. S&P 500 membukukan kenaikan mingguan terbaik sejak akhir November dan Nasdaq memiliki kenaikan mingguan terbaik sepanjang tahun ini. Untuk minggu ini, S&P 500 naik 2,9 persen, Nasdaq naik 3,8 persen, dan Dow naik 1,6 persen.
Broadcom Inc melonjak 8,2 persen dan menjadi dorongan terbesar untuk indeks S&P 500 dan Nasdaq, setelah perusahaan tersebut pada Kamis malam melaporkan laba kuartalan yang mengalahkan estimasi analis.
Produsen Photoshop, Adobe Inc, yang juga melaporkan hasil kuartalan pada Kamis malam, turun 4 persen setelah perkiraan pendapatan kuartal saat ini meleset dari perkiraan analis. Saham Facebook Inc turun 2,5 persen setelah raksasa media sosial tersebut mengatakan bahwa Chief Product Officer Chris Cox akan meninggalkan perusahaan.
ADVERTISEMENT
Saham Qualcomm naik 2,2 persen setelah memenangkan proses hukum melawan Apple Inc di pengadilan federal di San Diego. Hasil persidangan mengatakan bahwa Apple berutang kepada Qualcomm sekitar USD 31 juta karena melanggar tiga patennya.
Volume perdagangan di Wall Street mencapai 10,8 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 7,5 miliar saham.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan