kumparan
21 Mar 2019 20:18 WIB

Pemerintah Tawarkan Proyek ke Investor di KTT China Bulan Depan

Kota Shenzen di China Foto: Shutter Stock
Pemerintah Indonesia akan menawarkan berbagai proyek infrastruktur dalam negeri untuk didanai investor dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) II Belt and Road Initiative di Beijing, China, pada April 2019 mendatang.
ADVERTISEMENT
Menurut Deputi III Bidang Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin, saat ini pemerintah tengah memetakan daftar proyek infrastruktur yang akan diajukan dalam program tersebut.
“Tim masih ditugaskan bekerja dalam 1 bulan ini (untuk menentukan proyek),” ujarnya kepada kumparan, Kamis (21/1).
Meski mencari investor, menurut dia, pemerintah Indonesia memiliki syarat ke investor yang tertarik mendanai proyek yang ditawarkan, yakni skema yang dikenakan business to business (B to B) dan menguntungkan kedua belah pihak.
Pembangunan Infrastruktur di Jakarta Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Selain itu, investor yang mau menanamkan modal harus membawa teknologi terbaik, dan melakukan transfer of knowledge kepada mitra kerja di Indonesia. Pun investasi itu diwajibkan mempekerjakan pekerja Indonesia sebanyak mungkin.
“Calon investor juga harus membangun industri yang bisa memberi nilai tambah pada produk Indonesia,” bebernya.
ADVERTISEMENT
Saat ini, terdapat 28 proyek infrastruktur yang dikaji untuk ditawarkan didanai investor. Ditargetkan pada awal bulan depan, keputusan proyek yang akan ditawarkan investor sudah bisa diumumkan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan