kumparan
12 Agu 2018 12:29 WIB

Pengelola Hotel Kapsul: Kita Telah Disertifikasi Dinas Kebakaran

SNQ Capsule Hotel di Pelabuhan Tanjung Perak (Foto: Pelindo III)
Pengelola Hotel Kapsul di Indonesia menjamin keselamatan orang yang menginap di dalamnya. Pernyataan ini disampaikan setelah hotel berbentuk kapsul ini ditutup di China karena persoalan keselamatan. Pengelola Hotel Kapsul di Negeri Tirai Bambu tidak mampu membuktikan standar keselamatan bila terjadi kebakaran dan tidak memperoleh sertifikasi dari Dinas Pemadam Kebakaran.
ADVERTISEMENT
Direktur PT Matahari Fajarindo Lestari Ida Chatrien menegaskan pihaknya telah memperoleh sertifikasi dari Dinas Pemadam Kebakaran lokal sebelum beroperasi. Hotel Kapsul, PT Matahari Fajarindo Lestari, pertama kali diluncurkan di Surabaya pada September 2017. Kini Hotel Kapsul milik PT Matahari Fajarindo Lestari sudah melayani traveler di beberapa lokasi di Indonesia seperti Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dekat Stasiun Gubeng Surabaya, Wisata Gunung Bromo, hingga Bukit Tinggi.
"Sebelum kami buka, kami sudah diuji oleh dinas kebakaran," ungkap Chatrien kepada kumparan, Minggu (12/8/2018).
Selain memperoleh sertifikasi dari Dinas Pemadam Kebakaran, Chatrien, sebagai jajaran Direksi, juga telah mencoba secara langsung dengan masuk dan tidur ke dalam Hotel Kapsul sebelum dibuka untuk umum.
Ilustrasi hotel kapsul. (Foto: Dok. PT. Matahari Fajarindo Lestari)
Hotel Kapsul juga dilengkapi sensor asap (smoke detector), lampu alarm, dan alat pemadam kebakaran. Bila muncul asap di dalam kamar Hotel Kapsul, detektor akan berfungsi dan alarm akan berbunyi secara keras di seluruh hotel. Bahan baku Hotel Kapsul juga dirancang untuk tahan api.
ADVERTISEMENT
"Kapsul mempunyai UPS (Uninterruptible Power Supply), fungsinya apabila mati listik dalam waktu 2 jam, kita tetap bisa buka pintu. Kita juga punya satu lubang khusus yang bisa dibuka dari dalam dan bisa dibuka sendiri," ujarnya.
Dari sisi kebersihan, Hotel Kapsul secara rutin dibersihkan dengan standar pengelelolaan hotel. Meskipun tamu hanya tidur beberapa jam, petugas akan mengganti sprei dan melakukan vakum di dalam Hotel Kapsul.
"Meski kita jual Rp 10.000 (per jam untuk minimum 6 jam di Pelabuhan Tanjung Perak), setiap orang ganti maka kita akan ganti spreinya. Di dalam akan divakum semua. Orang berpikir, andai saya di dalam, saya pakai dan takutnya ada penyakit, makanya kita ganti (sprei). Pokoknya layak seperti hotel," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan