kumparan
12 Sep 2019 14:17 WIB

Pengusaha Minta Jokowi Tak Pilih Kader Parpol untuk Menteri Ekonomi

Presiden Joko Widodo. Foto: Kementerian Pariwisata
Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera berakhir pada Oktober mendatang. Sejumlah pengusaha pun meminta agar para menteri ekonomi di kabinet baru Jokowi nantinya tidak berasal dari partai politik (parpol).
ADVERTISEMENT
Ketua umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia DKI Jakarta (HIPPI), Sarman Simanjorang, mengatakan menteri ekonomi harus berasal dari kalangan profesional yang tidak punya keterkaitan dengan partai politik. Sebab orang parpol dinilai memiliki banyak 'titipan' dari partainya.
"Kita ke depan berharap bahwa menteri-menteri yang ada di bidang ekonomi ini adalah menteri-menteri yang betul-betul profesional dan nonpartai atau bukan merupakan kader partai. Supaya tidak ada kepentingan apa-apa di sana," katanya saat ditemui di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (12/9).
Lebih lanjut dia menjelaskan, menteri yang berasal dari parpol pasti akan menampung titipan-titipan dari partainya.
Oleh karena itu, menurutnya sangat penting sekali bagi Jokowi memilih figur profesional dari luar partai. Agar kebijakan yang dikeluarkan ke depannya dapat bersifat netral bagi semua pihak.
ADVERTISEMENT
"Ya betul profesional, tapi apapun alasannya mereka punya kepentingan di sana. Pasti ada titipan-titipan dari partai itu. Jadi pasti ke depan juga dia tidak akan bisa netral," ujarnya.
Jika menteri tersebut dari kalangan nonpartai, Sarman meyakini figur tersebut dapat bekerja sepenuh hati tanpa tekanan.
"Yang kita harapkan betul-betul adalah menteri-menteri yang profesional yang tidak punya beban apapun, dia bekerja tulus melaksanakan intruksi presiden dan juga melakukan hal-hal baik bagaimana supaya ekonomi kita ke depan tumbuh dengan baik," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan