Pencarian populer

Pernah Gaet Manchester City, Jiwasraya Kini Dibelit Masalah Keuangan

Man City usai menjuarai turnamen tahun lalu. (Foto: Michael Steele/Getty Images)
Perusahaan asuransi pelat merah yang pernah menggaet klub terkemuka Liga Primer Inggris, Manchester City, yakni PT Jiwasraya (Persero) kini tengah dibelit masalah keuangan. Akar penyebab masalah tersebut masih diselidiki, namun direksi membenarkan ada polis jatuh tempo yang belum bisa dibayar perusahaan.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Jiwasraya, Asmawi Syam, mengatakan hingga Senin (15/10) ada 1.286 polis yang jatuh tempo. Total nilai polis tersebut mencapai Rp 802 miliar.
“Manajemen berkomitmen menyelesaikan kewajiban bagi pemegang polis. Yakni dengan membayar secara bertahap, berupa pembayaran bunga yang jatuh tempo hingga hari ini sebesar Rp 96,58 Miliar,” katanya saat ditemui di Kantor Pusat Jiwasraya di Jakarta, Senin (15/10).
Dari informasi yang dihimpun, polis jatuh tempo senilai Rp 802 miliar yang belum bisa dibayarkan adalah untuk produk bancassurance. Yakni produk asuransi yang dipasarkan oleh perbankan. Ada tujuh bank yang memasarkan produk tersebut.
Ketujuh bank itu adalah Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Standard Chartered Bank, Bank Victoria, Bank ANZ, Bank KEB Hana Indonesia, dan Bank QNB Indonesia.
Suasana kantor pusat Jiwasraya pasca tunggak polis asuransi Rp 802 Miliar, Senin (15/10/2018). (Foto: Abdul Latif/kumparan)
Penundaan pembayaran polis yang jatuh tempo ini terjadi, karena kebutuhan pendanaannya masih dalam proses untuk bisa dipenuhi. Untuk memastikan penyebabnya, Kementerian BUMN telah meminta Jiwasraya diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
ADVERTISEMENT
Jiwasraya merupakan salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, dari segi aset. Berdiri sejak zaman Hindia Belanda, aset perusahaan tersebut kini mencapai Rp 45 triliun.
Pada 2014 silam, perusahaan menggaet klub terkemuka Liga Primer Inggris, Manchester City, dengan kontrak selama dua tahun. Strategi ini dimaksudkan untuk rebranding dan memperkuat penetrasi pasar di Indonesia.
Persis di tahun terakhir kontrak tersebut, The Citizen meraih juara Liga Primer Inggris. Dan jika kini klub asuhan Pep Guardiola itu tengah berjaya di puncak klasemen, nasib Jiwasraya justru terbelit kesulitan keuangan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86