kumparan
26 Feb 2019 14:54 WIB

Persib Bandung Disalip Bali United untuk IPO di Bursa Efek Indonesia

Jersi Bali United dan Persib Bandung Foto: Twitter/ @winda_putri99 & @baliunitedfc
Klub sepak bola Bali United memastikan akan melepas saham ke publik melalui Initial Public Offering atau IPO pada Mei 2019. Langkah ini memastikan klub yang dimiliki PT Bali Bintang Sejahtera itu akan menyalip Persib Bandung.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Persib Bandung sudah merencanakan untuk IPO sejak 2012 lalu. Saat itu, klub yang dijuluki Maung Bandung tersebut berencana melepas sekitar 45 persen saham PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ke publik.
Namun rencana Persib Bandung untuk IPO tersebut tak jadi. Kesebelasan berjuluk Maung Bandung itu pun urung menorehkan namanya, sebagai klub sepak bola pertama di Tanah Air yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Adapun Bali United pada hari ini Selasa (26/2), melakukan mini expose kepada manajemen BEI. CEO Bali United, Yabes Tanuri, sudah menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).
Dia mengatakan, perseroan akan menggunakan pembukuan keuangan Desember 2018 untuk IPO pada tahun ini. Kemungkinan besar IPO akan dilakukan pada April atau paling lambat Mei 2019.
Jersey Bali United Foto: Istimewa
"Timetable-nya April atau Mei 2019. Pokoknya pakai buku Desember, jadi boleh sampai Juni. Kita lihatlah," katanya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/2).
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Direktur Keuangan Bali Bintang Sejahtera Yohanes Bunian Moniaga mengungkapkan perusahaan mengincar dana dari IPO sekitar Rp 300 miliar. Adapun besaran persentase saham yang dilepas sekitar 33,3 persen.
"Kira-kira Rp 300-an miliar, detailnya kurang tahu," kata dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan