Pencarian populer

RI Jual Sukuk Hijau Rp 28,2 Triliun Lewat Nasdaq Dubai

Petugas melayani penukaran uang dolar Amerika di salah satu gerai penukaran valuta asing, Jakarta. Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Pemerintah Indonesia hari ini merayakan listing dua Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk Hijau senilai total USD 2 miliar atau setara dengan Rp 28,2 triliun (kurs Rp 14.100) di pasar Nasdaq Dubai. Adapun Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis didampingi oleh Ridwan Hassan, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Dubai, membunyikan lonceng pembukaan pasar Nasdaq Dubai.
ADVERTISEMENT
Nasdaq Dubai adalah pertukaran keuangan internasional yang melayani wilayah Eropa Barat dan Asia Timur. Pemegang saham mayoritas Nasdaq Dubai adalah Dubai Financial Market.
Indonesia berencana menggunakan modal yang dikumpulkan dengan Sukuk untuk berbagai proyek yang menekankan pada pembangunan berkelanjutan (sustainable). Satu Sukuk bernilai USD 1.25 miliar dan yang lainnya senilai USD 750 juta.
Listing tersebut menggambarkan hubungan erat antara UEA dan Indonesia, negara muslim terpadat di dunia, serta pertumbuhan Dubai sebagai ibukota global Ekonomi Islam.
Husin mengatakan, dua Sukuk diterima dengan sangat baik oleh para investor, mencerminkan semakin berkembangnya jangkauan dan pentingnya pasar modal Islam di negara-negara muslim dan secara global.
Indonesia merayakan listing dua Surat Berharga Syariah Negara senilai USD 2 miliar di pasar Nasdaq Dubai. Foto: dok. Istimewa
"Ketika kami memperluas dukungan kami untuk sektor Sukuk termasuk untuk mendanai inisiatif pembangunan berkelanjutan yang vital, kami berharap untuk lebih memperkuat hubungan kami dengan Dubai sebagai pusat terdepan untuk listing obligasi Islam secara global," ujar Husin dalam keterangannya, Senin (24/6).
ADVERTISEMENT
Pemerintah Indonesia adalah penerbit Sukuk terbesar di Nasdaq Dubai berdasarkan nilai dan jumlah listing, dengan sekuritas yang sekarang ini berjumlah USD 15 miliar dari sebelas penerbit.
Essa Kazim, Gubernur Dubai International Financial Centre, Sekretaris Jenderal Dubai Islamic Economy Development Centre, dan Ketua Dubai Financial Market, mengatakan, “Kami sangat senang dapat bermitra dengan Indonesia untuk mempertahankan pertumbuhan pasar keuangan Islam untuk keuntungan dari semua peserta dan industri ekonomi yang lebih luas," katanya.
Kolaborasi yang sukses ini, lanjutnya, menggambarkan pertumbuhan Dubai sebagai Ibukota global Ekonomi Islam, di bawah inisiatif yang diluncurkan oleh Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, dan Emir Dubai.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86