Pencarian populer

Rupiah Mulai Menguat, BI Tetap Waspada

Ilustrasi uang Dolar Amerika Serikat dan rupiah. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini mencapai Rp 14.892, menguat dibandingkan kemarin yang menyentuh level tertinggi Rp 14.999 per dolar AS berdasarkan data Reuters.

Meski rupiah kembali menguat, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengatakan bank sentral tetap mewaspadai segala tekanan yang ada.

"Dalam dinamika harian, BI akan tetap konsisten dan sekuat tenaga melindungi rupiah dari pelemahan yang cepat dan tajam," kata Nanang kepada kumparan, Kamis (6/9).

Selain itu, bank sentral pun memastikan likuiditas valuta asing (valas) terjaga. Hal ini bertujuan agar rupiah tetap stabil. "BI akan terus memastikan pergerakan likuiditas dan efisiensi di pasar valuta asing Indonesia tetap terjaga," katanya.

Gubernur BI Perry Warjiyo sebelumnya mengatakan, sejak Kamis (30/8), BI telah masuk ke pasar sekunder dengan cara membeli Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 11,9 triliun. Hal ini bertujuan untuk mengintervensi rupiah agar tetap stabil.

“Kamis dan Jumat pekan lalu maupun Senin dan Selasa kemarin, kami beli SBN. Jumat kami beli SBN Rp 4,1 triliun yang dijual asing. Kamis kami beli Rp 3 triliun. Senin kami beli Rp 3 triliun. Kemarin (Selasa), kami beli 1,8 triliun,” kata Perry.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23