Pencarian populer

Sidang PKPU Merpati Airlines Kembali Ditunda Hingga 2 November 2018

Merpati Airlines (Foto: Wikimedia Commons)
Sidang keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) kembali ditunda hingga 2 November 2018. Sedianya, hari ini sidang putusan itu digelar untuk menyelesaikan status dan utang Merpati ke kreditur sebesar Rp 10,72 triliun.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Asep Ekanugraha mengatakan, penundaan itu dilakukan atas permohonan kreditur. Adapun voting dari kreditur akan dilakukan 30 Oktober 2018.
“PKPU Merpati Airlines diperpanjang sampai 2 November 2018. Vote kreditur akan dilakukan tentatif pada 30 Oktober 2018,” kata Asep saat dihubungi kumparan, Rabu (17/10).
Penundaan sidang putusan PKPU Merpati Airlines bukan kali ini saja. Sebelumnya, penundaan pernah dilakukan dua kali, yaitu pada 3 September 2018 dan 3 Oktober 2018.
Asep menjelaskan, penundaan yang dilakukan karena kreditur Merpati Airline sendiri berjumlah banyak dan beragam. Karena itu, wajar jika masih terjadi perbedaan pendapat sehingga memutuskan sidang putusan ditunda.
“Itu wajar dalam upaya tercapainya kesepatakan homologasi antara kreditur dan debitur di samping karena internal proses dari kreditur itu sendiri,” jelas Asep.
Merpati Airlines (Foto: Air Britain Photographic Images Collection)
Jumlah utang Merpati ke kreditur pada 2017 mencapai Rp 10,72 triliun. Utang-utang itu membengkak lantaran perusahaan sudah tidak bisa terbang kembali. Bahkan Merpati sudah tidak beroperasi sejak 2014.
ADVERTISEMENT
Di tengah terpaan masalah yang dihadapi Merpati, PT Intra Asia Corpora datang ingin menyelamatkan Merpati. Pemiliknya, Kim Johanes Mulia, tertarik untuk melunasi utang-utang Merpati dan berniat menerbangkannya lagi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81