kumparan
7 Nov 2018 19:25 WIB

Tahap I Pabrik Baru Milik INKA Ditargetkan Rampung Pada 2020

Pekerja menarik gerbong pesanan Bangladesh di Pabrik PT INKA, Madiun, Jawa Timur, Rabu (7/11). (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
PT INKA (Persero) akan memperluas bisnis produksi kereta api dengan membangun pabrik baru di Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik baru ini akan dibangun di atas lahan seluas 83 hektare.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro, mengatakan pembangunan pabrik akan terbagi dalam 2 tahap. Untuk tahap awal perseroan membutuhkan dana senilai Rp 600 miliar melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
"Tahun 2020 operasi untuk (pabrik) kereta tahap I, ya kita maunya ada 2 tahap saja," kata Budi saat ditemui di Kantor Pusat INKA, Madiun, Jawa Timur, Rabu (7/11).
Saat ini progres pembangunan tahap I masih dalam proses lelang konstruksi. Adapun 4 perusahaan yang akan menjadi kontraktor dalam pembangunan pabrik baru tersebut adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Perser) Tbk.
"Untuk tahap I masih proses lelang konstruksi" lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Budi berharap setelah pabrik sudah rampung seluruhnya, pabrik baru tersebut bisa memproduksi empat kereta api per harinya. "Target kami kalau pabrik di Banyuwangi selesai maka produksi kita mampu mencapai 4 kereta dalam 1 hari," ucapnya.
Secara total, INKA membutuhkan dana sekitar Rp 1,6 triliun untuk penyelesaian pabrik barunya. Sementara ini dalam pendanaanya perseroan akan bekerja sama dengan perusahaan kereta api asal Amerika Serikat yaitu Progress Rail.
"Nantinya kita juga akan mendapat bantuan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD 30 juta," tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan