Pencarian populer

Tips Memulihkan Keuangan Pasca Lebaran

Gunakan bonus akhir tahun untuk investasi. Foto: Unsplash

Di momen Lebaran, ada banyak pengeluaran kebutuhan yang tak bisa dihindarkan. Bahkan, tidak jarang bisa membikin keuangan kedodoran.

Mulai dari keperluan mudik, harga kebutuhan yang naik, kecolongan saat banjir diskon, hingga hal-hal lain yang yang tidak bisa diprediksi berpengaruh pada keuangan. Lantas, bagaimana untuk memulihkan keuangan pasca Lebaran agar selanjutnya bisa normal?

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), Mike Rini Sutikno, mengatakan bahwa hal utama yang penting untuk dilakukan tetap lah menakar prioritas keuangan pasca Lebaran ini. Artinya, keuangan pasca Lebaran harus dalam kendali.

"Prioritas dalam berbelanja perlu dilakukan agar kita tidak boros," katanya kepada kumparan, Kamis (13/6).

Para penjual angpao karakter di Tanah Abang Foto: Ela Nurlaela/kumparan

Di saat itu pula, Mike menekankan agar tunggakan atau utang selama Lebaran juga bisa segera dibayarkan. Anggaran untuk itu, idealnya 5-15 persen.

Selanjutnya, kata dia, pembagian keuangan bisa dengan bijak dilakukan. Di antaranya untuk membayar premi atau asuransi 5-15 persen, sedekah atau kegiatan amal sebesar 2,5-5 persen, tabungan atau dana darurat 10-20 persen, dan sisanya bisa digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Tak lupa, Mike juga mengingatkan agar pasca Lebaran investasi pun bisa segera dilakukan. Setidaknya, alokasi sebesar 10 persen.

"Pilihan produk investasi boleh bebas, namun perlu mempertimbangkan antara faktor risiko, tingkat keuntungan, biaya dan jangka waktu investasi," tutupnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61