kumparan
4 Sep 2019 9:38 WIB

Tips Perencanaan Keuangan bagi Pengemudi Online

Ilustrasi manajemen keuangan keluarga. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Pengemudi online merupakan profesi yang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia. Bahkan sebagian dari mereka rela meninggalkan pekerjaan utamanya untuk fokus mencari cuan lewat jasa online tersebut.
ADVERTISEMENT
Hanya saja memang pendapatan yang tak menentu menjadi tantangan tersendiri saat seseorang harus melakoni profesi ini.
Lalu bagaimana tips mengelola keuangan yang baik?
Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho mengatakan, salah satu yang wajib untuk disiapkan adalah menyiapkan kebutuhan dasar. Adapun kebutuhan dasar tersebut seperti bayar listrik, air, uang saku anak hingga cicilan rumah.
"Pengemudi ojol kebutuhan misal Rp 3 juta (per bulan) untuk paling tidak saya (si driver ojol) dan keluarga saya cukup. (Tapi) pengen bisa nabung, dan itu wajar-wajar aja, nonton, memang ada keinginan ya mereka bisa meningkatkan produktivitasnya," katanya kepada kumparan, Rabu (4/9).
Ojek online menunggu orderan di sekitar Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Intinya, yang paling menjadi prioritas adalah menyiapkan kebutuhan dasar dahulu, baru selanjutnya meningkatkan produktivitas kerja.
ADVERTISEMENT
Sebab, menurut Andy, profesi driver online tidak memiliki pendapatan yang pasti setiap bulannya. Sehingga naik atau turunnya pendapatan salah satunya tergantung dari produktivitas kerja.
"Jadi kalau buat mereka tidak hanya pengemudi ojek, kebanyakan mereka seperti wiraswasta yang lain enggak tentu pemasukan, nah misal kondisi seperti itu di satu sisi mereka akan lebih mudah meningkatkan efektivitas kerja (jika kebutuhan) belum tercukupi," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan