kumparan
25 Apr 2019 19:57 WIB

Transaksi via M-BCA Melesat, Nilainya Rp 434,8 Triliun per Maret 2019

com-BCA Mobile Foto: Muhammad Rezky Agustyananto/kumparan
Transaksi digital di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendominasi seluruh transaksi bisnis bank. Sebanyak 98 persen transaksi BCA dilakukan melalui digital, sementara sisanya masih dilakukan secara konvensional.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan laporan kinerja BCA di kuartal I 2019, Kamis (25/4), transaksi melalui mobile BCA atau M-BCA mencapai 674,9 juta transaksi atau senilai Rp 434,8 triliun. Nilai tersebut meningkat 50,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) yang hanya Rp 288,6 triliun. Begitu juga dengan volume transaksi yang meningkat hingga 81,8 persen (yoy).
Sementara di peringkat selanjutnya adalah transaksi melalui internet banking sebanyak 598,7 juta transaksi atau senilai Rp 2.416,3 triliun. Nilai tersebut meningkat 17,7 persen (yoy) dan transaksinya meningkat 10,5 persen (yoy).
ATM BCA (Ilustrasi) Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Transaksi melalui ATM juga masih tinggi, mencapai 504,9 juta transaksi atau senilai Rp 557,7 triliun. Nilai tersebut naik tipis 0,4 persen (yoy), begitu juga dengan volume transaksi yang hanya naik 2,7 persen (yoy). Transaksi melalui ATM ini paling stabil atau stagnan di antara yang lain.
ADVERTISEMENT
Terakhir, transaksi secara konvensional melalui bank hanya 37,9 juta transaksi, turun 4 persen (yoy). Meski demikian, nilai transaksi melalui branch banking ini merupakan yang terbesar di antara transaksi lainya, mencapai Rp 3.481,2 triliun per Maret 2019. Namun nilai ini mengalami penurunan 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3.481,2 triliun.
BCA menilai, perusahaan akan terus melakukan inovasi di sektor digital. Salah satu yang baru saja diluncurkan BCA adalah pembayaran melalui 'Oneklik' dan BCA mobile smartphone keyboard.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan