Pencarian populer
5 Alasan Edy Rahmayadi Mundur dari Posisi Ketum PSSI
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Kongres PSSI di Nusa Dua Bali pada Minggu (20/1) diwarnai perisitwa mengejutkan. Saat itu, Edy Rahmayadi resmi menyatakan pengunduran dirinya dari kursi ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Keputusan tersebut dilontarkan langsung di hadapan seluruh peserta kongres. Bukan tanpa alasan, Edy mundur karena sejumlah permasalahan yang terjadi di dunia sepak bola tanah air. kumparan mencoba merangkum beberapa alasan yang membuat Edy memutuskan untuk mundur dari kepengurusan PSSI:
1. Gagal menyelesaikan skandal pengaturan skor
Edy mundur dari ketum PSSI, salah satunya ia dianggap gagal dalam menyelesaikan permasalahan pengaturan skor beberapa waktu lalu.
"Gagal, dilarang atur skor, terjadi atur skor. Ada perkelahian (saat kompetisi), itu 'kan gagal berarti saya. Mudah-mudahan wartawan membantu PSSI lebih baik," kata Edy usai pidato pengunduran dirinya, Minggu (20/1).
Sampai saat ini Satgas Antimafia Bola masih terus melakukan pemeriksaan terkait kasus pengaturaan skor di sepak bola nasional. Sejauh ini polisi sudah menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus tersebut, beberapa di antaranya yakni DI, JH, ML, DS, P, MR, dan VW.
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono seusai menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
2. Menghindari Konflik
Purnawirawan TNI AD itu menganggap keputusanya mundur dari posisi ketua PSSI, sebagai langkah bijak. Hal tersebut untuk menghindari konflik dalam tubuh PSSI.
Tak cuma itu, dia juga merasa PSSI merupakan organisasi yang memiliki dinamika paling berat. Ada sejumlah peristiwa mewarnai perjalanan PSSI di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi selama tahun 2018.
"Kalau saya ikuti emosi, berkelahi. Biar saya keluar demi PSSI yang lebih baik."
"Ada persoalan yang begitu fenomenal. Dari suporter, pemain, sampai terjadi korban. Ada menyalahi hukum, pengaturan skor dan sebagainya. Saya tidak tahu. 32 tahun saya jalani organisasi, PSSI ini paling berat yang saya alami," tutur Edy.
3. Bukan ingin melepas tanggung jawab
Keputusan Edy untuk mundur dari posisi Ketua Umum PSSI memang cukup mengejutkan. Edy menyatakan mundur bukan karena ingin lari dari tanggung jawab untuk mengurus PSSI.
"Demi Allah, bukan karena saya mau mengalah atau menyerah. Tapi kepentingan bangsa ini segala-galanya," ujar Edy di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali.
"Saya mundur bukan karena saya tak bertanggung jawab, saya bertanggung jawab," lanjut Gubernur Sumatera Utara ini.
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyampaikan pidatonya didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
4. Fokus menjadi Gubernur Sumatera Utara
Edy menyatakan pengunduran dirinya secara langsung di hadapan para pengurus PSSI. Ia mengaku alasan lain mengundurkan diri lantaran ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumatera Utara.
"(Selanjutnya) Gubernur Sumut, fokus ke sana," ujar Edy.
5. Dikhianati anak buahnya
Pernyataan berbeda terkait alasan Edy muncur, muncul dari Manajer Persib bandung Umuh Muchtar. Umuh mengatakan, fokus mengurus Sumatera Utara bukanlah faktor utama alasan mengapa Edy mundur dari posisi Ketua Umum PSSI.
"Mundurnya Pak Edy juga mesti dilihat dasarnya apa. Dia, seperti saya bilang tadi, dikhianati oleh anak buahnya sendiri. Sekarang biarkan Pak Edy fokus menjabat sebagai Gubernur dan melepaskan jabatan Ketua Umum, demi Indonesia juga,'' ucap Umuh.
Untuk sementara waktu, saat ini, posisi Ketum PSSI akan diisi oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sampai periode jabatan selesai. Melihat kepengurusan PSSI, seharusnya Edy menjabat sebagai Ketum hingga 2020.
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Foto: Alan Kusuma/kumparan)

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: