Pencarian populer

Akhir Perjalanan Tim Cahill Bersama Timnas Australia

Tim Cahill pensiun dari Timnas Asutralia. (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci)

Tim Cahill punya perjalanan panjang bersama Tim Nasional (Timnas) Australia.

Awalnya, Australia bukanlah pilihan pertamanya. Pada usia 14 tahun, pemain dengan nama panjang Timothy Filiga Cahill itu memilih bermain untuk Samoa, negara tempat tinggalnya semasa kecil. Kala itu Federasi Sepak Bola Samoa memanggil Cahill untuk berlaga di ajang Piala Oseania U-20 1994.

Sebagai bocah, Cahill mengiyakan. Alasannya bukan soal kebanggaan. Kala itu dia sedang tak punya kegiatan untuk memenuhi waktu liburnya dan neneknya yang tinggal di Samoa sedang sakit. Akhirnya Cahill bermain di turnamen itu bersama sang kakak, Sean, yang merupakan kiper tim.

Jauh setelah itu, atau tepatnya delapan tahun berselang, setelah meniti karier di Inggris, panggilan untuk memperkuat tim nasional lain datang. Bukan Australia, tapi tawaran ini datang dari Irlandia. Cahill punya darah Irlandia dari sang kakek dan karena itu dia berhak memperkuat tim nasionalnya.

Sayangnya, peraturan FIFA pada 2002 itu tak memperbolehkan seorang pemain membela dua tim nasional berbeda, meski itu di level umur junior, bukan tim senior. Karena itu kesempatan Cahill bermain di Piala Dunia 2002 bersama Irlandia harus pupus. Padahal kala itu dia masih muda dan tengah mulai bersinar bersama Millwall.

Cahill saat membela Australia. (Foto: LUIS ACOSTA / AFP)

Pemain kelahiran Sydney itu kemudian tak berlaga di level internasional hingga dua tahun kemudian sampai Australia memanggilnya pulang. Cahill berlaga pertama kali untuk Socceroos pada 30 Maret 2004 pada laga uji tanding melawan Afrika Selatan. Dia kemudian tampil di ajang Olimpiade pada tahun yang sama.

Setelah itu perjalanan Cahill bersama Australia dimulai. Dia selalu tampil di setiap turnamen yang diikuti Australia. Piala Dunia 2006 juga jadi Piala Dunia pertamanya dan dia bahkan menjadi pemain Australia pertama yang berhasil mencetak gol di ajang tersebut.

Pemain yang kemudian melejit bersama Everton itu berhasil menapak karier yang panjang, untuk terus mencetak gol demi gol bagi Australia. Bahkan di dua edisi Piala Dunia berikutnya yakni 2010 dan 2014, Cahill mampu selalu mencetak gol.

Sampai 2018 tiba, Cahill berhasil mencetak 50 gol yang membawanya menjadi top-skorer sepanjang masa untuk Australia. Sayangnya, di Piala Dunia 2018 yang baru saja berakhir itu, pemain yang kini berusia 38 tahun tersebut tak berhasil menciptakan gol.

Cahill saat membela Australia. (Foto: .Yuri KADOBNOV / AFP)

Meski begitu, dia sudah masuk dalam jajaran elite sebagai salah satu pemain yang berhasil tampil di empat edisi Piala Dunia berbeda. Memang di Rusia lalu Cahill hanya mencatatkan waktu 37 menit. Dia kalah bersaing dibanding striker Australia lain seperti Andrew Nabbout atau Tomi Juric.

Setelah kiprah di Piala Dunia 2018 itu, Cahill memutuskan pensiun dari Australia. Dia mengumumkan keputusan pensiun itu melalui akun Twitter resminya. Akhir dari perjalanan selama 14 tahun bagi seorang legenda sepak bola Negeri Kanguru.

"Hari ini adalah hari ketika saya secara resmi menggantung sepatu saya di karier internasional saya dengan Socceroos. Tidak ada kata yang bisa menggambarkan betapa pentingnya membela negara saya. Terima kasih banyak kepada semua orang atas dukungan selama bertahun-tahun ketika saya membela Australia," cuitnya.

Yang menarik, saat memutuskan pensiun dari tim nasional, Cahill tengah berstatus tanpa klub. Dia baru saja dilego oleh Millwall setelah kembali ke klub tersebut pada awal tahun lalu dalam kontrak jangka pendek. Apakah dia juga akan pensiun dari status sebagai pesepak bola?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: