kumparan
16 Mar 2019 14:39 WIB

Alessandro Del Piero Boyong Trofi Liga Champions ke Bali

Alessandro Del Piero dalam UEFA Champions League Trophy Tour di Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Sorak-sorai kemenangan, atmosfer dan euforia gelar juara yang lahir dari keberhasilan Juventus menundukkan Ajax Amsterdam pada final Liga Champions 1995/96 menjadi kenang-kenangan yang akan tersimpan rapi dalam benak Alessandro Del Piero.
ADVERTISEMENT
Stadion Olimpico, 22 Mei 1996, menjadi saksi abadi keberhasilan Juventus merengkuh trofi 'Si Kuping Besar', ujung jalan yang dicapai usai mengalahkan si juara bertahan, Ajax, dalam babak adu penalti.
Memang tak ada gol yang ditorehkan Del Piero pada laga puncak kali itu. Di waktu normal, Fabizio Ravanelli menjadi satu-satunya penggawa Juventus yang menggetarkan jala gawang yang dikawal oleh Edwin Van der Sar.
Sementara di babak adu penalti, keempat gol 'Si Nyonya Tua' lahir lewat sepakan Ciro Ferrara, Gianluca Pessotto, Michele Padovano, dan Vladimir Jugovic.
Del Piero bersama piala Liga Champions. Foto: WIkimedia Commons
Namun demikian, tanpa Del Piero, bukannya tidak mungkin Juventus gagal menjadi juara pada musim itu. Torehan enam gol yang mengantarkan Del Piero sebagai pencetak gol terbanyak kedua turnamen kali itu menjadi jawabannya.
ADVERTISEMENT
Kenang-kenangan itu pulalah yang kini hadir di Tanah Air. Bekerja sama dengan Heineken, UEFA membawa trofi Liga Champions ke Indonesia dalam gelaran bertajuk UEFA Champions League Trophy Tour.
Setelah Jakarta dan Surabaya, kini giliran Bali yang saksi kehebatan para raksasa jagat sepak bola Eropa. Dibuka di Finn Recreation, Canggu, Kuta Utara, Bali, Sabtu (16/3/2019), Del Piero dipilih sebagai legenda yang mengiring perjalanan 'Si Kuping Besar'.
Setelah acara ini dibuka dengan tarian khas Bali, Del Piero yang terlihat santai membawa trofi Liga Champions ke atas panggung. Berpakaian serba hitam, mantan penggawa Timnas Italia ini didampingi oleh Marketing Director PT Multi Bintang Indonesia, Mariska van Drooge.
Alessandro Del Piero dibayangi Ryan Giggs. Foto: Getty Images/Allsport/Graham Chadwick
Dalam sebuah sambutan singkat, Del Piero mengatakan sudah tiga kali berada di Indonesia, tapi ini menjadi kali pertama ia menjejak ke Bali. Dalam kesempatan itu, Del Piero berkisah bahwa laga Juventus melawan Atalanta pada Serie A 2011/12 adalah duel yang tak akan mungkin dilupakannya seumur hidup.
ADVERTISEMENT
Tak berlebihan mengingat pertandingan ini menjadi laga perpisahannya. Setelahnya, Del Piero hengkang dari Juventus dan memulai perjalanan barunya bersama Sydney FC.
Pada pertandingan itu, sang legenda mencetak satu gol dan digantikan pada menit 56. Saat itu, 40.000 Juventini meneriakkan namanya dan meminta lap of honour. Sang legenda pun merespons para pencintanya dengan berlari mengelilingi stadion.
"Saya tidak akan bisa menggambarkan perasaan kala itu dengan kata-kata. Juventus telah dan akan selalu menjadi rumah bagi saya. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengucapkan selamat tinggal. Pada suatu momen, saya bahkan harus berpura-pura mengikat tali sepatu agar para pendukung tidak melihat air mata saya," ujar Del Piero.
Champions League Trophy Tour memang hanya dilangsungkan di tujuh negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Trofi Liga Champions dipamerkan di Lotte Avenue Jakarta pada 11-12 Maret, di Surabaya pada 13-14 Maret, dan Denpasar pada 16-17 Maret 2019.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan