Pencarian populer
Bola & Sports

Alexis Sanchez yang Masih Belum Mau Menyerah

Alexis Sanchez terbaring di lapangan saat Manchester United melawan Reading. Foto: Phil Noble/Reuters

Alexis Sanchez masih belum mau menyerah. Kendati terjegal cedera yang berimbas pada performanya, penyerang sayap asal Cile tersebut masih memiliki determinasi untuk sukses bersama Manchester United.

Kiprah Sanchez bersama United sejak diakuisisi di bulan Januari 2018 lalu memang belum memuaskan. Hanya lima gol dan sembilan assist yang mampu disumbangkan Sanchez dalam 41 penampilannya bagi United.

Di musim 2018/2019 ini, Sanchez baru tampil 23 kali, dengan catatan hanya dua gol dan empat assist. Berbagai cedera menghambatnya, mulai dari cedera hamstring di bulan Desember 2018 lalu, cedera paha di bulan Januari 2019 lalu, dan kali ini cedera lutut yang membuatnya absen sampai sekiranya bulan April.

Meskipun begitu, Sanchez tetap yakin bahwa ia mampu untuk bangkit kembali. Mantan penggawa Barcelona ini percaya bahwa kemampuan sepak bolanya masih seperti sedia kala.

“Saya tetap ingin menunjukkan kecintaan saya terhadap sepak bola. Saya tahu saya mampu. Saya percaya terhadap kemampuan saya,” ujar Sanchez dikutip dari Sky Sports.

Alexis Sanchez mengalami cedera lutut. Foto: Carl Recine/Reuters

'Iblis Merah’ beserta pemujanya yang menjadi motivasi Sanchez untuk bangkit. Ia bahkan mengakui bahwa United merupakan tim favoritnya ketika ia kecil dulu.

“Ketika saya kecil, saya menyukai United. Saya bersumpah. Sebagai anak kecil yang menyukai United, saya sekarang ingin membuat suporter senang dengan menjuarai trofi, seperti saya dulu. Saya ingin membuat suporter United bahagia. Saya ingin mencetak banyak gol. Saya ingin menjuarai sesuatu. Saya ingin memberikan mereka kebahagiaan.”

Berbicara tentang menjuarai sesuatu, Sanchez memang belum berhasil menyumbangkan satu trofi pun bagi United. Ia sebenarnya berpeluang untuk memenangkan trofi Piala FA di musim 2017/2018 lalu. Namun, langkahnya bersama United dihentikan Chelsea di partai pemungkas.

Gol tunggal Eden Hazard membuat Sanchez dan rekan setimnya mesti pulang dari Wembley ke Manchester dengan tangan hampa. Bagi pria kelahiran Tocopilla ini, kekalahan dari Chelsea di final Piala FA tersebut rupanya masih membekas.

“Ketika kami kalah di final Piala FA melawan Chelsea musim lalu, saya sangat kesal. Saya tidak senang sama sekali. Saya juga sangat sedih karena saya tak bisa membuat suporter kami bahagia.”

Selebrasi gol Sanchez ke gawang Huddersfield. Foto: Reuters/Lee Smith

Namun, Sanchez masih memiliki waktu. Kontraknya bersama United setidaknya berlangsung sampai bulan Juli 2022 mendatang. Di sisa waktunya tersebut, Sanchez berambisi untuk memenangkan setidaknya satu trofi bagi United.

“United adalah klub yang penting, tak hanya di Inggris, tetapi juga di dunia. Saya akan sangat senang membantu United untuk memenangkan trofi bagi suporternya,” tambah Sanchez.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: