Pencarian populer

Arsenal Tersungkur di Kandang Wolves

Ekspresi kecewa para penggawa Arsenal. Foto: Reuters/Andrew Boyers

Tren negatif kembali menaungi Arsenal. Mereka dibungkam 1-3 saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, Molineux Stadium, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Bahkan, Arsenal sudah tertinggal tiga gol sejak babak pertama, yakni lewat gol-gol Ruben Neves, Matt Doherty, dan Diogo Jota. Gol balasan semata wayang Sokratis Papastathopoulos di pertengahan babak kedua pun tak mampu menolong The Gunners dari kekalahan.

Hasil buruk ini membuat Arsenal gagal beranjak dari posisi kelima dengan koleksi 66 angka. Sebaliknya, Wolves yang genap mengumpulkan 51 poin kini sukses merangsek ke peringkat ketujuh.

Kekalahan 2-3 dari Crystal Palace memicu Unai Emery untuk berbenah. Total ada 7 pemain yang dirombaknya. Sokratis yang sebelumnya mengalami suspensi kini tampil sebagai starter melengkapi Laurent Koscielny dan Nacho Monreal.

Begitu pula dengan Lucas Torreira dan Granit Xhaka yang diutus sebagai penyeimbang area sentral--menggantikan Matteo Guendouzi dan Mohamed Elneny.

Yang mengejutkan, tak ada nama Pierre-Emerick Aubameyang dalam susunan pemain Arsenal kali ini. Emery memilih memfungsikan Alexandre Lacazette sebagai penyerang utama yang disokong Mesut Oezil di sektor gelandang serang, plus Alex Iwobi serta Henrikh Mkhitaryan di kedua sisi.

Untuk kubu Wolves, tak ada perubahan signifikan. Nuno Espirito Santo yang menerapkan skema empat bek, masih mengandalkan duet Raul Jimenez dan Diogo Jota di garis depan. Lalu Joao Moutinho dan Ruben Neves yang diplot untuk mendongkrak kreativitas lini depan.

Memang, Wolves sudah mengalami paceklik kemenangan dalam tiga laga terakhir. Akan tetapi, besar kans mereka untuk membuat kejutan. Rui Patricio dan kawan-kawan berhasil menahan imbang Arsenal 1-1 di Emirates Stadium pada paruh pertama lalu.

Wolves tampil trengginas. Tiga gol berhasil mereka lesakkan di babak pertama. Neves membuka keran gol tuan rumah di menit 28 melalui eksekusi tendangan bebasnya. Sembilan menit berselang, gantian Doherty yang unjuk gigi setelah sukses menyambar umpan Jonny.

Sementara gol ketiga Wolves lahir dari manuver ciamik Jota. Setelah berhasil melewati dua pemain Arsenal, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dibendung Bernd Leno.

Performa mantan kiper Bayer Leverkusen itu layak menjadi sorotan, mengingat ia gagal menepis seluruh tembakan para penggawa Wolves yang mengarah ke gawangnya.

Bukan cuma itu, lini serang Arsenal juga terlampau tumpul. Tak ada satupun shoot on target yang mampu mereka ukir. Minimnya kreativitas juga jadi kendalanya, terlebih Oezil dan Mkhitaryan juga intens kehilangan penguasaan bola--tujuh kali bila dikalkulasi.

Emery sebenarnya sudah bereaksi usai turun minum dengan menurunkan Sead Kolasinac dan Matteo Guendouzi. Disusul dengan Eddie Nketiah yang masuk menggantikan Iwobi. Akan tetapi, Arsenal masih mengalmi mengalami masalah soal penyelesaian akhir.

Total 11 tembakan yang mereka lepaskan sepanjang laga, 4 di antaranya melenceng dari sasaran, sedangkan 6 lainnya berhasil diblok oleh para pemain Wolves.

Satu-satunya gol balasan mereka pun tercipta melalui sundulan kepala Sokratis--usai menerima umpan sepak pojok kiriman Xhaka. Arsenal pun harus pulang dengan tangan hampa, sementara Wolves berpesta dengan kemenangan 3-1.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61