Pencarian populer

Arsenal vs Liverpool: Jago 'Set-Piece' vs Jago 'Set-Piece'

Para pemain Liverpool berpose sebelum pertandingan. (Foto: Oli Scarff/AFP)
Duel ini, seperti kebanyakan laga antara klub-klub besar lainnya, layak dinantikan. Arsenal vs Liverpool, duel tim yang tengah memuluskan langkah di masa transisi melawan tim yang berusaha memapankan kekuatan di Premier League.
ADVERTISEMENT
Sementara Arsenal berusaha merangkak naik bersama Unai Emery --usai lebih dari dua dekade ditangani Arsene Wenger--, Liverpool sudah nyetel dengan gaya Juergen Klopp. Belakangan, Klopp juga menunjukkan bahwa dirinya bukan pelatih satu dimensi dan timnya tidak cuma tahu melakukan pressing dengan membabi-buta tanpa memperhatikan keseimbangan.
Maka, sejak musim kemarin, Klopp mulai memperbaiki susunan skuatnya secara bertahap. Pos bek sentral, yang acap jadi masalah, diperbaiki dengan mendatangkan Virgil van Dijk. Kiper-kiper yang sering bikin blunder ditepikan --dan sebagai penggantinya, Alisson Becker digaet.
Ini masih belum termasuk dengan kejelian Liverpool mendatangkan para gelandang semodel Georginio Wijnaldum, Naby Keita, hingga Fabinho di beberapa bursa transfer terakhir. Tak ketinggalan, mereka juga mendatangkan Xherdan Shaqiri untuk menambah opsi di lini depan.
ADVERTISEMENT
Singkat kata, Liverpool yang sekarang tak cuma punya pemain-pemain depan yang cepat, tetapi juga pemain-pemain di lini tengah dan belakang yang bisa memberikan keseimbangan.
Lalu, bagaimana dengan Arsenal? Well, ini adalah ujian buat evolusi mereka. Emery menunjukkan bahwa timnya mampu tampil konsisten --mereka sukses meraih 11 kemenangan beruntun sebelum ditahan imbang Crystal Palace. Namun, laga melawan Liverpool ini adalah ujian buat evolusi itu.
Sama seperti Manchester City dan Chelsea, Liverpool adalah kesebelasan yang belum pernah merasakan kekalahan di Premier League musim ini. Sudah begitu gawang mereka sulit sekali dibobol --baru empat gol masuk ke gawang The Reds.
Lalu, adakah cara Arsenal untuk membobol gawang Liverpool?
Ada. Asal tahu saja, sejauh ini The Gunners adalah tim yang cukup sering mencetak gol lewat percobaan dari luar kotak penalti. Dari 24 gol yang dicetak oleh Alexandre Lacazette dan kolega, 5 di antaranya berasal dari luar kotak penalti. Untuk urusan ini, Arsenal cuma kalah dari City yang sudah mencetak 7 gol dari luar kotak penalti.
ADVERTISEMENT
Jika opsi tersebut tidak bisa juga, Arsenal bisa mengandalkan set-piece. Per catatan Liverpool Echo, Arsenal sudah mencetak 4 gol dari set-piece. Jadi, Liverpool layak waspada manakala Arsenal mendapatkan sepak pojok atau tendangan bebas.
Namun, benarkah Liverpool saja yang patut khawatir? Yah, sebetulnya Arsenal juga. Soalnya, Liverpool sudah mencetak 5 gol dari set-piece sejauh ini. Bersama Manchester United dan Tottenham Hotspur, mereka adalah tim yang paling sering bikin gol dari situasi bola mati.
So, akankah set-piece jadi penentu pada laga, Minggu (4/11/2018) dini hari nanti?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80