kumparan
3 Des 2018 6:53 WIB

Aubameyang dan Ingatan Tentang Thierry Henry

Penyerang milik Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: Reuters/Matthew Childs)
Sepeninggal Robin van Persie, Arsenal sulit sekali mendapat penyerang tajam. Lukas Podolski, Olivier Giroud, hingga Danny Welbeck pernah menjadi pilihan di lini depan The Gunners.
ADVERTISEMENT
Namun, ketiganya tak ada yang bisa menggapai ekspektasi. Tak ada yang bisa menjadi sumber gol bagi Arsenal, malah nama Alexis Sanchez yang notabene seorang winger menjadi pencetak gol ulung untuk Arsenal dua musim yang lalu. Pada musim 2016/17, Alexis sukses mengemas 24 gol untuk Arsenal di Premier League.
Kini, Alexis sudah tak lagi menjadi pemain Arsenal dan tim asal London Utara itu pun juga sudah menemukan penyerang yang dibutuhkannya.
Awal musim 2017/18, Arsenal mendatangkan Alexandre Lacazette dari Olympique Lyon. Tidak cukup hanya dengan Lacazette, pada bursa transfer musim dingin Pierre-Emerick Aubameyang juga diboyong dari Borussia Dortmund.
Dana sebesar 53 juta poundsterling diberikan oleh Arsenal untuk menebus Aubameyang. Harga itu menjadikan Aubameyang sebagai pemain termahal yang pernah direkrut oleh tim yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut.
ADVERTISEMENT
Debutnya bersama Arsenal berakhir manis dengan gol ke gawang Everton. Total, setengah musim perdananya di Arsenal, Auba sukses menorehkan 10 gol dan 4 assist dari 13 laga yang dijalaninya.
Tapi, kesuksesan itu tak serta merta luput dari kritikan. Ya, penyerang asal Gabon itu dinilai tak tajam saat Arsenal berjumpa dengan tim 'Big Six' Premier League. Auba sebenarnya punya peluang untuk mencetak gol ke gawang Manchester City pada 2 Maret silam. Tapi, tendangan penalti pemain berusia 29 tahun itu bisa dimentahkan oleh Ederson Moraes.
Musim ini, ketajaman Aubameyang kembali muncul. Sudah 8 gol yang dicetak oleh Aubameyang dari 13 laga yang dijalaninya bersama Arsenal. Tapi, lagi-lagi 8 gol yang dicetak oleh Aubameyang tak ada yang bersarang ke gawang tim besar Premier League.
ADVERTISEMENT
Sampai akhirnya di pekan ke-14 Premier League, Minggu (2/12/2018) Auba menjawab semua kritik tersebut. Jumpa Tottenham Hotspur, Auba tampil sangat baik dan membantu Arsenal menang dengan skor 4-2.
Penyerang bernomor punggung 14 itu mencetak dua gol pada menit ke-10 dan 56. Lalu, Aubameyang juga menciptakan assist untuk gol dari Lucas Torreira yang terjadi di menit ke-77.
Dua gol tersebut membuat Aubameyang kini menduduki posisi puncak daftar pencetak gol terbanyak di Premier League dengan 10 gol. Pemain yang pernah merumput bersama AC Milan ini berada di atas Sergio Aguero dan Harry Kane yang baru mengemas 8 gol.
Hebatnya, 10 gol yang dilesakkan oleh Auba tercipta dari total 10 upaya ke arah gawang yang dilakukan oleh Auba musim ini. Cemerlangnya Auba seakan menjawab kebutuhan Arsenal akan penyerang tajam.
ADVERTISEMENT
Apalagi, sosok Aubameyang mengingatkan Arsenal pada Thierry Henry. Kecepatan, kemampuan bermain di posisi sayap, serta insting gol mumpuni membuat Aubameyang tak jarang disejajarkan dengan Henry. Gol kedua Auba ke gawang Tottenham Hotspur semakin mencerminkan keserupaan mereka berdua. Henry memang gemar sekali mencetak gol melalui tendangan placing dan itu dilakukan oleh Auba di gol ke gawang Hugo Lloris.
King Henry dalam laga terakhir di Highbury. (Foto: Arsenal)
Kemiripan Auba dengan Henry juga diakui oleh rekan setim Auba, Aaron Ramsey. Pemain asal Wales ini juga memuji penampilan rekannya di laga menghadapi Spurs.
"Gol yang diciptakan Aubameyang sulit dipercaya tapi dia biasa melakukan hal tersebut selama latihan. Auba dengan gampangnya menaruh bola ke sudut gawang dengan kecepatan yang tinggi," tutur Ramsey dilansir situs resmi Arsenal.
ADVERTISEMENT
"Gol tersebut mengingatkan saya kepada Thierry Henry. Auba memiliki kemampuan yang serupa dan dia luar biasa bagi kami," tutup Ramsey.
Well, Aubameyang tinggal membutuhkan konsistensi untuk bisa terus mencetak gol. Bila itu terjadi, bukan tak mungkin anugrah pencetak gol terbanyak Premier League musim ini diberikan kepada sosok yang memiliki nama lengkap Pierre-Emerick Emiliano Francois Aubameyang itu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan