Pencarian populer

Bacot Dejan Lovren dan Hukuman Setelahnya

Bek Liverpool, Dejan Lovren. (Foto: Reuters/Phil Noble)

Dejan Lovren sepertinya takkan pernah melupakan apa yang dilakukan Sergio Ramos kepada Mohamed Salah di final Liga Champions 2018. Ketika laga berjalan 30 menit, Salah mengalami cedera bahu usai dibanting Ramos. Tanpa Salah, Liverpool sangat kesulitan dalam menciptakan kans.

Apalagi, yang menggantikan penyerang berkebangsaan Mesir itu adalah Adam Lallana yang sudah menurun kualitasnya. Dilengkapi dua blunder berakhir kebobolan dari Loris Karius dan satu gol salto dari Gareth Bale pada menit ke-64, maka lengkaplah nelangsa tim berjuluk The Reds itu; mereka takluk 1-3 dari Real Madrid.

Sebagai sahabat Salah, Lovren menunjukkan dengan terang kebenciannya kepada Ramos. Bek Liverpool sejak musim panas 2014 itu pernah mengkritik Ramos sebagai bek yang lebih sering blunder daripada dirinya. Tapi, yang paling menarik ialah ketika Timnas Kroasia bersua Timnas Spanyol pada tengah November 2018.

Di kubu Kroasia, Lovren tampil sejak menit awal. Sementara, Ramos yang menjadi kapten Spanyol juga tampil sebagai starter. Dengan semangat tak mau kalah dari Ramos, Lovren tampil trengginas. WhoScored mencatat Lovren melakukan 1 tekel, 2 sapuan, dan 1 intersep, plus tiga kemenangan dalam duel udara.

Perayaan Lovren usai Kroasia mengalahkan Rusia via adu penalti. (Foto: Reuters/Carl Recine)

Salah satu duel udara yang dimenangi Lovren ialah ketika Ramos juga melompat. Sambil menyelam minum air, Lovren kemudian juga menyikut kepala Ramos dengan keras. Karena laga itu dimenangi Kroasia 3-2, maka Lovren merasa bahagia seperti bocah yang baru melihat kembang api.

Kebahagiaan meletup-letup ini membuat Lovren menjadi kelewat cerewet di sosial media. Selepas laga, bek berusia 29 tahun itu melakukan siaran langsung di akun Instagram pribadinya. Di sana, dia mencela Spanyol sebagai sekelompok pecundang karena hanya Alvaro Morata yang berniat menyalami pemain-pemain Kroasia.

Sehari setelah laga itu, Lovren kemudian mengunggah foto di Instagram ketika dia menyikut Ramos di udara. Beserta keterangan, “Selamat pagi, Kroasia.” Kegiatan Lovren di sosial media inilah yang pada akhirnya membuatnya mendapatkan masalah.

Pada Selasa (11/1/2019) malam WIB, Lovren dinyatakan UEFA telah bertindak tidak hormat kepada tim lawan. Oleh sebab itu, dia pun dihukum tak boleh tampil untuk Kroasia ketika menghadapi Timnas Azerbaijan dalam kualifikasi Piala Eropa 2020 yang dihelat Maret mendatang.

Untungnya bagi bek yang mengklaim dirinya sebagai salah satu bek terbaik di dunia itu, dia hanya tak boleh tampil di laga itu saja. Suatu berkah bagi Kroasia yang tak begitu banyak memiliki bek berkualitas di timnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: