Pencarian populer

Bersama Sarri dan Chelsea, Kovacic Temukan Arti Kepercayaan

Mateo Kovacic ikut merayakan gol Chelsea yang dicetak oleh Pedro. (Foto: Reuters/John Sibley)
Bersama Chelsea, Mateo Kovacic akhirnya merasakan sebuah bentuk kepercayaan. Satu hal yang tak ia dapatkan ketika ia bermain untuk Real Madrid selama tiga musim lamanya.
ADVERTISEMENT
Sejak didatangkan Madrid dari Inter Milan pada 2015, Kovacic memang sulit mendapatkan tempat reguler di lini tengah Los Blancos. Kondisi itu membuat pemain asal Korasia itu jengah, hingga akhirnya meminta Madrid melepasnya ke klub lain untuk mencicipi menit bermain lebih banyak.
Lantas, Chelsea datang dengan segengam harapan yang siap diberikan kepada Kovacic. Pada 9 Agustus, Kovacic resmi pindah ke Stamford Bridge dengan status pinjaman semusim, tapi Chelsea punya opsi untuk pembelian permanen.
Hingga pekan keempat Premier League musim 2018/19, Kovacic sudah bermain sebanyak tiga kali, dua kali jadi starter, dan sekali sebagai pengganti. Ia pun berperan membawa Chelsea duduk di posisi dua klasemen dengan 12 poin, kalah selisih gol dari Liverpool di puncak.
ADVERTISEMENT
Kovacic pun tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya bisa dilatih oleh Maurizio Sarri. Pemain berusia 24 tahun ini merasa akhirnya bisa menemukan tim dan pelatih yang memberinya kepercayaan.
"Saya senang karena bisa meraih kemenangan dan yang terpenting tim bermain dengan bagus. Saya merasa baik-baik saja, saya memang sedikit kehilangan ritme, tapi saya menikmati bermain dengan tim ini. Saya berlatih dan terus berkembang," kata Kovacic kepada Sport Klub TV.
"Sangat penting bagi saya setelah tiga tahun bermain tidak konsisten di Madrid, akhirnya bisa menemukan tim dan pelatih yang menginginkan saya, itu semua terjadi di Chelsea. Pelatih dan tim yang percaya pada saya, adalah apa yang saya butuhkan," ujarnya menambahkan.
Aksi Mateo Kovacic di Chelsea. (Foto: REUTERS/Eddie Keogh )
Meski di posisinya Kovacic memiliki banyak pesaing, Sarri dengan apik bisa merotasi semua gelandangnya agar mencicipi menit bermain. Kovacic sendiri biasanya dimainkan bergantian dengan Ross Barkley untuk menemani N'Golo Kante dan Jorginho.
ADVERTISEMENT
Penampilan Kovacic sejauh ini pun cukup memuaskan. Menurut catatan WhoScored ia rata-rata melepas 2 percobaan, 67 operan dengan akurasi 93,5%, dan 1,7 operan kunci per laga. Kontribusinya juga terlihat saat bertahan dengan melakukan 3 tekel sukses, 1 menang duel udara, dan 1,3 sapuan per pertandingan.
Kovacic merasa peningkatan ini juga terbantu karena semua pemain mulai paham dan bisa beradaptasi dengan taktik serta gaya bermain Sarri. Lantas, kesempatan Koavcic untuk kembali membuktikan diri bakal datang di pekan kelima saat Chelsea menjamu Cardiff City, Sabtu (15/9).
"Sarri sudah cukup lama mengenal saya dan saya juga banyak menyaksikan pertandingannya. Dia sangat suka memainkan bola, tim ini juga sangat bagus dengan banyaknya pemain hebat. Saya rasa tidak sulit bagi saya untuk bisa beradaptasi," pungkas Kovacic.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85