Pencarian populer

Busquets: Barcelona Memang Butuh Kontribusi Malcom

Selebrasi Malcom seusai cetak gol ke gawang Inter. (Foto: Marco BERTORELLO/AFP)

Dua menit adalah waktu yang diperlukan Malcom untuk mencatatkan nama di papan skor ketika Barcelona melawat ke markas Inter Milan, Giuseppe Meazza, dalam partai keempat Grup B Liga Champions, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB.

Pada laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut, Malcom menjadi protagonis bagi Blaugrana. Gol yang ia lesakkan di menit 83 sempat membuat asa Barcelona menjadi pemenang mengembang. Tapi, gol Mauro Icardi saat laga berusia 87 membuat Barcelona meraup poin penuh.

Kendati begitu, Malcom tetap mendapatkan sorotan dari rekan setimnya, Sergio Busquets. Menurut Busquets, pria berusia 21 tahun itu merupakan pemain muda bertalenta yang bakal menjadi andalan Barcelona.

"Malcom adalah pemain hebat. Ia selalu bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan bermain dan pada akhirnya ia berhasil mencetak gol. Kontribusi Malcom memang akan sangat dibutuhkan tim sampai musim 2018 berakhir," kata pria kelahiran Sabadell, Spanyol, itu dilansir Football-Espana.

Menilik statistik pertandingan, Barcelona sebenarnya mampu memegang otoritas permainan dan menciptakan beberapa kans emas. Terlihat dari penguasaan bola yang menyentuh 65% dan melepaskan 8 tembakan tepat target dari 26 percobaan,

Kesulitan Barcelona dalam membidik gawang lawan, khususnya di babak pertama, tak lepas dari keputusan Luciano Spalletti untuk memadatkan pemain di sepertiga pertahanan. Untuk menyiasati kokohnya pertahanan Inter, pemain Barcelona kerap melepaskan tembakan jarak jauh. Seperti yang dilakukan Luis Suarez, Ousmane Dembele, dan Phillipe Coutinho.

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets. (Foto: Albert Gea/Reuters)

Namun, opsi tersebut tak membuahkan hasil. Oleh karena itu, di babak kedua, Barcelona memeragakan permainan terbuka untuk menambah daya ledak. Akan tetapi, menurut Busquets, keputusan itu berdampak buruk pada kerapatan dan ketangguhan pertahanan Barcelona dalam membendung gelombang ancaman Inter.

"Babak pertama kami lalui dengan baik dan beberapa kans emas kami dapatkan. Kami bertahan dengan apik, tetapi tetap saja kebobolan. Itu tak lepas dari keputusan tim memeragakan permainan terbuka di babak kedua," ucapnya.

"Kami mampu mendominasi laga, meskipun di babak kedua Inter dapat memberikan perlawanan. Kami mencetak gol dan mereka bisa menyamakan skor dari proses yang mudah. Kami akan terus mengincar poin agar lolos dari fase grup sebagai pemimpin klasemen," kata pemain berusia 30 tahun itu melanjutkan.

Meski gagal memetik poin penuh, Barcelona masih menjadi pemuncak klasemen berbekal 10 poin hasil dari tiga kemenangan dan sekali imbang.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57