kumparan
21 Jul 2018 11:40 WIB

Calon Kuat Kapten Manchester United: Antonio Valencia

Valencia merayakan golnya ke gawang Stoke. (Foto: Carl Recine/Reuters)
Satu pertanyaan dialamatkan kepada Jose Mourinho setelah Michael Carrick gantung sepatu. Siapakah kapten utama Manchester United untuk musim 2018/19?
ADVERTISEMENT
Carrick sendiri hanya bermain sebanyak dua kali pada pentas Premier League musim lalu. Alhasil, ban kapten lebih sering melingkar di lengan Antonio Valencia sebagai salah satu deputinya. Total 39 laga dilakoni pemilik nama terakhir dengan status skipper.
Melihat fakta tersebut, Valencia tentu menjadi kandidat untuk suksesor Carrick. Indikasi semakin kuat karena pemain Ekuador ini didaulat sebagai kapten saat United bermain imbang 1-1 dengan Club America pada uji tanding di University of Phoenix Stadium, Jumat (20/7/2018) pagi WIB.
Belum ada keputusan bulat dari Mourinho. Namun, sang juru taktik membuka peluang kepada Valencia untuk menjadi kapten utama pada musim depan.
"Salah satu kapten musim lalu adalah Valencia. Saya berpikir bahwa dia akan menjadi kapten lagi musim mendatang," tutur Mourinho seperti dilansir oleh Sky Sports.
ADVERTISEMENT
"Saat Valencia tidak bermain, kami berarti harus mengambil keputusan. Ini akan bergantung siapa yang berada di lapangan. Bisa saja Chris Smalling, Ashley Young, Ander Herrera, atau Juan Mata," katanya menambahkan.
Mourinho kala memimpin latihan Manchester United. (Foto: AFP/Paul Ellis)
Valencia dan nama-nama di atas memang memiliki masa bakti lumayan panjang di Old Trafford. Alasan itulah yang membuat Mourinho menetapkan nama mereka di daftar kapten 'Iblis Merah'.
Karena faktor masa bakti pula, Mourinho mencoret nama Nemanja Matic. Gelandang Serbia ini dianggap memiliki atribut untuk menjadi kapten, tetapi baru satu musim berseragam United.
Sekarang tinggal bagaimana Valencia meyakinkan Mourinho untuk mempertahankan dirinya sebagai langganan starter di sisi kanan pertahanan. Bukan perkara mudah mengingat United baru mendatangkan Diogo Dalot dari Porto untuk menjadi kompetitor Valencia di posisi full-back.
ADVERTISEMENT
Valencia berterima kasih pada Matic. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Untung bagi Valencia, Mourinho masih memproyeksikannya sebagai pemain inti. Maklum saja, Dalot, yang belum pernah merumput di luar Portugal sebelumnya, tentu membutuhkan adaptasi dengan sepak bola Inggris. Belum lagi menimbang kematangan Dalot karena usianya masih 19 tahun.
"Valencia, Smalling, Eric Bailly, dan Luke Shaw mungkin menjadi susunan inti di lini belakang. Fokus kami adalah menyiapkan mereka sebaik mungkin untuk tampil pada awal musim," ucap Mourinho.
Persiapan selanjutnya bagi Valencia dan kolega yakni laga melawan SJ Earthquakes di Levi's Stadium, Senin (23/7) dini hari WIB. Baru setelah itu, United mendapatkan lawan-lawan sulit dalam turnamen pramusim bertajuk International Champions Cup, di antaranya AC Milan, Liverpool, dan Real Madrid.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·