Pencarian populer

Emery: Bagi Saya, Koscielny Masih Pemain Penting

Kapten Arsenal yang memberontak, Laurent Koscielny. Foto: GABRIEL BOUYS / AFP
Pembangkangan yang dilakukan Laurent Koscielny terhadap Arsenal tampaknya tak sepenuhnya merusak masa depannya bersama klub asal London Utara tersebut. Setidaknya, tidak bagi pelatih Arsenal, Unai Emery.
ADVERTISEMENT
Pada 11 Juli 2019 WIB, Arsenal mengumumkan bahwa Koscielny menolak untuk ikut tur pramusim tim ke Amerika Serikat. Pemberontakan yang dilakukan Koscielny disinyalir didasari oleh permintaannya yang ditolak oleh Arsenal.
Menurut The Guardian, Koscielny meminta Arsenal untuk memutus kontraknya agar bisa pulang kampung ke Prancis. Permintaan tersebut jelas ditolak Arsenal.
Kontrak Koscielny sendiri baru akan berakhir pada Juni 2020 mendatang, dan statusnya saat ini merupakan kapten Arsenal. Kalaupun Koscielny ingin pindah saat ini juga, Arsenal hanya berminat untuk menjualnya.
Akibat tindakan tersebut, Arsenal bakal segera mencopot ban kapten dari lengan Koscielny. Selain itu, tampak tak ada keraguan bahwa Koscielny akan segera dilepas.
Meskipun begitu, Emery menegaskan bahwa Koscielny masih terikat kontrak dengan Arsenal. Tak hanya itu, pelatih asal Spanyol tersebut juga menyatakan bahwa sang bek tengah merupakan pemain yang masih penting baginya.
ADVERTISEMENT
“Ia (Koscielny) masih terikat selama satu tahun lagi. Bagi saya sebagai seorang pelatih, ia adalah pemain yang penting. Ia sempat latihan bersama kami dan saya sempat berbicara dengannya tiga kali mengenai situasi ini. Kami ingin ia ikut ke AS, tetapi ia memutuskan untuk tinggal di London,” kata Emery, dikutip dari situs resmi Arsenal.
Sejak Koscielny pulih dari cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada Desember 2018, Emery memang langsung mengembalikannya ke starting XI Arsenal.
Keberadaan Koscielny terbukti membantu Emery. Di usianya yang sudah menginjak 33 tahun, mantan pemain Lorient itu masih menjadi salah satu bek tengah terbaik Arsenal. Di satu sisi, situasi lini pertahanan 'Meriam London', terutama di daerah tengah, memang memprihatinkan.
ADVERTISEMENT
Semenjak kembali, Koscielny sukses mencatatkan 17 penampilan di Premier League 2018/2019. Dari 17 penampilan itu, ia mampu mencatatkan rata-rata 1,1 tekel, 1,8 intersep, dan 4,1 sapuan per pertandingan. Koscielny juga berhasil membuat tiga gol, satu di antaranya ke gawang Chelsea (20/1/2019).
Para pemain Arsenal merayakan gol Laurent Koscielny ke gawang Chelsea. Foto: John Sibley/Reuters
Dari situ, ucapan Emery menyoal Koscielny bisa dipahami. Meskipun begitu, sang pelatih menyatakan bahwa tak banyak yang bisa ia perbuat. Emery menyerahkan permasalahan ini kepada klub, dan menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah kesuksesan Arsenal di musim baru yang akan datang.
“Kami berdua berbicara dengan baik untuk tim ini dan dirinya. Namun, ini adalah keputusannya sendiri. Ia dan Arsenal harus saling berbicara. Saya akan menunggu keputusan yang akan diambil klub dan Koscielny.”
ADVERTISEMENT
“Saat ini, saya harus memastikan kami terus melangkah maju. Kami di AS bersama pemain yang ingin menciptakan hal baru untuk klub. Saya tak dapat berbicara apa-apa lagi mengenai persoalan Koscielny,” kata Emery.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86