kumparan
16 Des 2018 0:13 WIB

Gol di Masa Injury Time Menangkan Spurs atas Burnley

Pemain Tottenham Hotspur, Cristian Eriksen, merayakan golnya ke gawang Burnley. (Foto: Reuters/Andrew Couldridge)
Tren positif Tottenham Hotspur di ajang Premier League 2018/19 terus berlanjut. Menjamu Burnley di Wembley Stadium pada laga pekan ke-17, Sabtu (15/12/2018) malam WIB, Spurs meraih kemenangan tipis 1-0 via gol Cristian Eriksen (90+1').
ADVERTISEMENT
Dengan hasil ini, The Lilywhites tercatat sudah merangkum tiga kemenangan beruntun di liga dan posisi mereka terjaga di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 39 poin. Sedangkan, Burnley tetap berada di posisi ke-17 dengan mengumpulkan 12 angka.
Beberapa perubahan dilakukan oleh Mauricio Pochettino di susunan 11 pemain awal Spurs. Toby Alderweireld ditemani Ben Devies yang digeser sebagai bek tengah untuk menggantikan Jan Vertonghen karena tengah menjalani suspensi. Kemudian, Oliver Skipp diduetkan bersama Moussa Sissoko di lini tengah untuk menopang Dele Alli, Lucas Moura, Erik Lamela, dan Harry Kane.
Perubahan ini nyatanya tidak terlalu memberi dampak apik di awal-awal laga buat Spurs. Sebabnya, sampai 10 menit waktu berjalan tak ada percobaan yang bisa dilepaskan. Kesulitan Spurs erat kaitannya dengan gaya bermain Burnley yang cenderung defensif dengan menumpuk semua pemainnya di daerah sendiri.
ADVERTISEMENT
Setelah kesulitan menembus pertahanan Burnley dengan umpan-umpan pendek, Spurs mencoba bermain dengan operan terobosan dan memanfaatkan kecepatan sayapnya. Strategi ini hampir membuahkan hasil di menit 17 ketika umpan tarik Lamela bisa disontek Moura, sayang bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Joe Hart.
Sementara itu, Burnley miskin kreativitas karena hanya menerapkan skema serangan long ball dari area belakang, sama sekali tak memberi ancaman hingga setengah jam laga berjalan. Justru Spurs yang kembali mendapat peluang di menit 30, tetapi sontekan Lamela di depan gawang masih digagalkan Hart.
Tottenham Hotspur melawan Burnley di Premier League. (Foto: REUTERS/Peter Nicholls)
Burnley akhirnya mendapat peluang pertama di laga ini pada menit ke-44 via sundulan Ashley Barnes, tapi upayanya masih melebar di sisi gawang Hugo Lloris. Sedangkan, Spurs menambah percobaan dari Lamela hingga Kane, tetapi tak ada satu pun yang mengarah gawang. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 0-0.
ADVERTISEMENT
Spurs masih memgang kendali jalannya laga di babak kedua. Kendati begitu, menumpuknya pemain Burnley di daerah pertahanan sendiri membikin Kane atau Moura tak leluasa menyerang. Oleh karena itu, hingga menit 60, tak ada sepakan dari kubu Spurs yang merepotkan Hart.
Untuk menambah kreativitas di lini tengah, Pochettino akhirnya memasukkan Cristian Eriksen di menit 65 untuk menggantikan Moura. Hadirnya gelandang asal Denmark itu memang memperlancar aliran bola, Spurs pun mendapat shot on target pertama di babak kedua pada menit 74, tapi sepakan Lamela kembali bisa ditepis kiper.
Tak kunjung membuahkan hasil, Pochettino kembali menambah daya gedor dengan memasukkan Son Heung-min dan Fernando Llorente di sisa 15 menit laga. Keputusan ini tepat karena Spurs akhirnya mencetak gol kemenangan di menit 90 via sepakan Eriksen usai menerima umpan Kane. Spurs pun keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan