kumparan
20 Feb 2019 17:28 WIB

Gol Menit Akhir Batalkan Kemenangan Timnas U-22 atas Malaysia

Selebrasi Pemain Timnas U-22 Indonesia, Witan Sulaeman (kanan) setelah mencetak gol ke gawang Timnas U-22 Malaysia dalam pertandingan Grub B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Rabu (20/2). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Tren imbang Timnas U-22 Indonesia berlanjut di pertandingan kedua Piala Grup B Piala AFF 2019. Pasukan Indra Sjafri cuma berbagi angka 2-2 dengan Malaysia dalam pertandingan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Rabu (20/2/2019) sore WIB.
ADVERTISEMENT
Tripoin sebetulnya sudah di depan mata Timnas U-22. Mereka sempat unggul 2-1 hingga laga menyisakan empat menit, tetapi kebobolan oleh tandukan M. Hadi Fayyadh Abdul Razak sehingga laga berakhir tanpa pemenang.
Dengan hasil ini, Timnas U-22 masih bertahan di posisi kedua Grup B dengan raihan dua poin. Memang cuma terbentang jarak satu angka dengan Kamboja di puncak tabel, tetapi sang tuan rumah bisa melebarkan jarak karena akan menghadapi Myanmar beberapa jam berselang.
***
Andy Setyo dan kolega hanya memiliki waktu istirahat dua hari untuk pertandingan ini. Oleh karenanya, pelatih Indra Sjafri menerapkan rotasi dalam menentukan susunan starter.
Di lini depan saja, dia melakukan dua perubahan. Tak ada nama Witan Sulaeman dan Dimas Drajad, sehingga Billy Keraf serta Marinus membentuk trisula bersama Osvaldo. Begitu pula lini pertahanan, di mana Firza Andika mengambil tempat Samuel Christianson di sisi kiri dan Satria Tama menggantikan Awan Setho di bawah mistar.
ADVERTISEMENT
Tak terlihat rasa canggung dari sosok Satria meski baru menjalani laga perdananya di turnamen. Menit pertama, dia menunjukkan aksi heroik dengan menghalau bola tandukan pemain Malaysia.
Begitu pula Marinus di depan. Striker milik Bhayangkara FC ini tercatat terlibat dalam dua ancaman Timnas U-22 pada paruh pertama. Dia melepaskan tandukan melenceng pada menit ke-20, kemudian mengirimkan umpan daerah yang gagal dimanfaatkan Osvaldo Haay dua menit menjelang jeda.
Sosok yang patut disorot tidak cuma Marinus. Ada pula M. Luthfi yang melepaskan tendangan bebas hingga menghantam mistar pada menit ke-44. Seiring kegagalan Luthfi, skor 'kacamata' pun menutup paruh pertama.
Merespons kebuntuan di babak pertama, Indra lantas melakukan perubahan di lini serang. Billy yang tampil tak efektif ditarik keluar pada menit ke-46. Kemudian, Witan masuk sebagai pengganti.
ADVERTISEMENT
Selebrasi Pemain Timnas U-22 Indonesia setelah mencetak gol ke gawang Timnas U-22 Malaysia dalam pertandingan Grub B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Rabu (20/2). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Semakin deras gelombang serangan Timnas U-22 setelahnya. Bahkan, kebuntuan berakhir lewat kerja keras Marinus pada menit ke-52. Setelah menerima umpan terobosan Osvaldo, Marinus sempat melakukan percobaan yang dihalau pertahanan Malaysia. Namun, dia sukses menyambar bola liar untuk membawa 'Garuda Muda' unggul.
Keunggulan tak lantas menggerus daya ledak Indonesia dalam membongkar pertahanan Malaysia. Namun, beda hal dengan pertahanan yang kehilangan konsentrasi. Inilah yang dimanfaatkan Nik Akif Syahiran Nik Mat untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-62.
Kesuksesan Nik Mat tak lepas dari kecerobohan pagar hidup yang diterapkan Timnas U-22. Tampak celah di antara pemain sehingga bola melaju di sana, sebelum menggetarkan jala gawang Satria Tama.
Kedudukan sama kuat kembali ditanggapi Indra lewat pergantian pemain. Menit ke-69, Todd Rivaldo Ferre mengambil tempat Gian Zola di lini tengah. Selain itu, distribusi ke tepi lapangan yang menjadi daerah operasi Osvaldo dan Witan semakin intens.
ADVERTISEMENT
Pemain Timnas U-22 Indonesia, Witan Sulaeman (kedua kiri) melepaskan tendangan ke gawang Timnas U-22 Malaysia dalam pertandingan Grub B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Rabu (20/2). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Terbukti jitu karena dari serangan sayaplah, Timnas U-22 kembali mendapatkan keunggulan saat waktu normal menyisakan 13 menit. Prosesnya tergolong indah. Dimulai dari aksi Witan menggiring bola di sisi kiri, kemudian menghindari adangan dua pemain, hingga melepaskan tembakan luar kotak. Bola sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang Malaysia.
Keunggulan Timnas U-22 hanya bertahan sembilan menit. Lagi-lagi Nik Mat menjadi antagonis untuk Andy Setyo dan kolega. Dia mengirimkan umpan silang yang dilanjutkan dengan tandukan M. Hadi Fayyadh Abdul Razak untuk menaklukkan Satria Tama. Lesakan Hadi sekaligus menutup pertandingan ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan